“ALHAMDULILLAH Pak Supendi sudah bebas. Semoga beliau tetap sehat,” demikian beberapa pesan singkat melalui WhatsApp yang sampai kepada saya. Pesan dengan nada serupa juga terus mengalir sampai hari ini ke saluran telepon genggam saya.
Yang membuat saya takjub, dari puluhan pesan itu tidak ada satu pun yang bernada negatif. Padahal Supendi menghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung itu karena terbelit kasus pidana korupsi. Lazimnya, masyarakat sangat membenci pelaku korupsi.
Kelaziman itu ternyata dikecualikan untuk sosok Supendi. Masyarakat Indramayu termasuk di dalamnya para elit politik, pejabat, mantan pejabat, tokoh ulama, dan sahabat seakan sepakat untuk tidak menambahkan hukuman kepada Bupati Indramayu Periode 2018-2019 setelah menjalaninya di Lapas Sukamiskin.