ALHAMDULILLAHI ROBBIL ‘ALAMIN. Allahumma sholli ‘ala Muhammad, wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam. Salah satu rukun Islam adalah adalah sholat. Sholat merupakan rukun kedua setelah mengucapkan dua kalimat syahadat, namun yang pertama dihisab.
Tentu menjadi pertanyaan mendasar ketika sholat yang berada pada rukun kedua namun yang pertama dihisab. Kenapa demikian? Karena sesungguhnya kedudukan shalat yang sangat agung dalam agama. Berikut ini dalil-dalil tentang keagungan mendirikan sholat.
Shalat merupakan salah satu rukun Islam yang lima dan merupakan kewajiban terbesar setelah dua syahadat. Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Islam dibangun di atas lima tiang: Syahadat Lâ ilâha illa Allâh dan Muhammad Rasûlullâh, menegakkan shalat, memberikan zakat, haji, dan puasa Ramadhân.” [H.R. Bukhâri, no. 8; Muslim, no. 16].
Oleh karena itu shalat merupakan tiang agama. Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Pokok urusan (agama) itu adalah Islam (yakni: syahadatain), tiangnya shalat, dan puncak ketinggiannya adalah jihad.” [H.R. Tirmidzi, no: 2616; dll, dishohihkan oleh Syeikh Al-Albani].