Jawa Timur tetap menjadi lumbung suara terbesar PKB, “anak kandung” ideologis partai NU, diikuti Jawa Tengah, dan berikutnya Jawa Barat mulai merangkak naik.
Artinya, kekuatan elektoral PKB di tiga provinsi besar di Pulau Jawa tersebut tetap bertumpu pada peta kekuatan “ekosistem” basis sosial NU, yakni ormas Islam inisiator berdirinya PKB tahun 1998.
Dengan kata lain “sanad” historis dan ideologis basis elektoral PKB adalah kekuatan basis “ekosistem” sosial NU. Makin kuat basis dan daya topang ekosistem sosial NU makin kuat pula daya tahan elektoral PKB bahkan potensial PKB meraih elektoral politik lebih besar.
Itulah yang disebut dalam tradisi penelitian politik sebagai “party id” atau identitas kekuatan elektoral partai politik, dalam konteks ini adalah PKB.