Oleh Dasma Adiwijaya
Penulis adalah Ketua KTNA dan Budayawan Kabupaten Indramayu
PAK TASRIP adalah Ketua HKTI Kabupaten Cirebon, beliau menuturkan kisahnya di grup WhatsApp dengan memberi judul: Ternyata untuk mengganti Kartu Tani yang rusak tidak segampang keinginan petani.
Pak Tasrip memulai ceritanya, “Hari ini saya beserta dua orang petani yang kebetulan Kartu Tani (KT) miliknya tidak terbaca oleh mesin EDC yang ada di kios, alias harus diganti. Lalu kami bertiga ke Bank Mandiri Cabang Arjawinangun, Kab. Cirebon.
Di Bank Mandiri kami mendapat penjelasan Satpam soal KT yang hilang itu, “Habis, Pak. Nunggu kiriman dari pusat, ok. Terus ke kantor Cabang Celancang, Satpam bilang, “Maaf, Pak antrian habis, ok. Terus coba ke Siliwangi, “Besok saja, Pak. Penuh antrian kasihan Bapak, ok.