MHNEWS.id.- Di media sosial berseliweran ajakan untuk menumbangkan dominasi partai petahana, PDI-P dengan menggunakan isu agama dan komunis dalam bentuk narasi maupun visualisasi.
Isu agama maupun komunis itu kadang sengaja diproduksi sangat provokatif untuk menanamkan perasaan benci dengan tujuan agar dalam pemilihan umum 2024 tidak mencoblos PDI-P.
Efektifkah usaha mereka? Kenyataannya sama sekali tidak. PDI-P tetap berdiri kokoh menjadi partai dengan elektabilitas tertinggi. Sebaliknya partai-partai yang kadernya diduga kuat menjadi produsen narasi dan visualisasi hoax malah makin terpuruk.
Hal ini terungkap dari survei Lembaga Indostrategic tentang elektabilitas partai politik menjelang Pemilu 2024. Hasilnya, elektabilitas PDIP masih bertengger di posisi pertama, disusul Gerindra, dan Partai Golkar.