MHNEWS.id.- Adanya ajaran yang menyesatkan dan dugaan jadi pusat rekrutmen anggota Negara Islam Indonesia (NII) Komandemen Wilayah (KW) IX di Al Zaytun semakin terang benderang.
Namun demikian pemerintah memilih alternatif untuk tidak membekukan atau membubarkan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun yang berlokasi di Kecamatan Gantar, Indramayu, Jawa Barat ini.
Dalam sebulan ini kencang keinginan ummat Islam agar pemerintah segera membekukan atau membubarkan Ponpes Al Zaytun karena dinilai sesat dan menyesatkan. Selain itu Ponpes Al Zaytun juga dianggap sebagai markas dan pengembangan NII.
Namun pemerintah memilih alternatif yang berbada dengan keinginan masyarakat Islam. Wakil Presiden Ma’ruf Amin menganjurkan supaya komitmen kebangsaan di dalam Pondok Pesantren Al Zaytun dikoreksi supaya sesuai dengan kebijakan negara.