“Di (APBD) Perubahan itu kan waktunya mepet. Saya bilang, paling juga bisanya di 2024, bisa kita usahakan,” ujar politisi Partai Golkar ini.
Ia pun mengaku tidak tebang pilih dalam memperjuangkan aspirasi yang datang dari desa mana pun yang masuk kepadanya. Namun, ia meminta agar memaklumi bahwa aspirasi-aspirasi yang dibawa tak mungkin terpenuhi seluruhnya karena adanya keterbatasan.
- Advertisement -
“Dan kita juga nggak semua kepala desa kan. (Menyesuaikan) dengan kekuatan anggaran yang ada,” tegas anggota DPRD Jabar pengganti antar waktu dari Abdul Rozaq Muslim ini.
Penulis : Rohman
Editor   : Wawan Idris