“Jadi perlu digaris bawahi, bahwa kami tegaskan masalah (pengembalian) mobil itu karena ada permintaan. Saya mendengar langsung Pak Bahrudin itu dengan bahasa bahasa yang tidak usah saya ceritakan, pokoknya harus dikembalikan,” kata Nawawi, Minggu (27/8/2023).
Diketahui, mobil bantuan operasional PCNU Kabupaten Tegal, ditarik kembali oleh anggota DPR pemberi bantuan. PCNU Kabupaten Tegal menyinggung soal kepindahan partai terkait penarikan kembali mobil bantuan ini.
Nawawi menduga penarikan mobil ini kuat kaitannya dengan perpindahan partai Bahrudin dari PKB ke PPP. Selama empat periode, Bahrudin Nasori menjadi anggota DPR dari PKB. Tapi pada Pemilu 2024, Bahrudin diketahui mendaftar lagi melalui PPP.
“Sebagai orang luar bisa menganalisa. Kalau masih dalam satu frekuensi, tidak mungkin (mobil) ditarik kembali. Diakui atau tidak pasti orang akan menghubungkan atau ada benang merah terkait sekarang Pak Bahrudin berjuang di PPP,” bebernya.