Mahfud mengatakan kerap kali orang mendapatkan jabatan dengan cara menyuap. Ketika menjabat, kata Mahfud, bisa wewenang-wenang karena cara masuknya pun sudah salah.
“Karena banyak orang yang bekerja, itu masuknya dengan cara nyuap, dengan cara sembako, dengan cara money politik. Itu masuknya sudah salah. Ketika di dalam, ya sewewenang-wenang lah,” ujarnya.
Mahfud menuturkan orang yang mendapat jabatan itu pun akan takut jika mau keluar dari pekerjaannya. Dia menyebut banyak kekhawatiran yang muncul karena saat mendapatkan jabatan di pekerjaannya didapat dengan cara yang tak baik.
“Ketika keluar akan menjadi takut. Gimana nih kalau saya meninggalkan tempat, nanti dibongkar semua oleh pengganti saya, menjadi ketakutan karena keluar dengan cara tidak baik. Masuknya tidak baik, bekerjanya tidak baik, keluarnya tidak nyaman,” ucapnya.