31.3 C
Indramayu
Sabtu, November 29, 2025


Deklarasi Damai Calon Kuwu, Bupati Lucky: Yang Menang Jangan Membusungkan Dada

MHNEWS.ID.- Pemilihan kuwu (Pilwu) serentak 2025 di Kabupaten Indramayu berpotensi memicu karawanan keamanan, gesekan sosial, dan bahkan bentrokan antar pendukung.

Salah satu faktor penyebabnya adalah sangat kuatnya ambisi ingin menang para calon kuwu dan pendukungnya dalam kontestasi demokrasi di tingkat desa tersebut.

- Advertisement -

Karena ambisi tersebut, para calon kuwu kehilangan kesadaran jika dalam kontestasi Pilwu itu pasti ada yang menang dan kalah.

Bagi yang menang sebaiknya tidak berlebihan dalam mengekspresikan kegembiraan dan suka cita. Pemenang dan para pendukungnya sebaiknya menjaga sikap dan situasi.

Sebaliknya dan yang paling utama, bagi calon kuwu yang kalah harus menerima dengan lapang dada, legowo, dan sekuat mungkin meredam kekecewaan yang dapat memicu kemarahan.

Menyadari besarnya potensi ganguan keamanan dan sosial pada pelaksanaan Pilwu itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu pun menggelar Deklarasi Damai Pilwu 2025 yang diikuti 485 calon kuwu di Pendopo setempat.

Pada kesempatan itu Bupati Indramayu, Lucky Hakim berpesan agar para calon kuwu memaknai secara mendalam poin-poin dalam deklarasi damai.

Baca Juga :  Kembangkan Industrialisasi Pertanian, Bupati Indramayu dan BP TASKIN Kerja Sama Entaskan Kemiskinan

“Naskah deklarasi damai itu mudah diucapkan tapi tidak gampang dilaksanakan,” tegasnya saat memberikan amanat dalam acara deklarasi, Jumat (28/11/2025).

Bupati Lucky Hakim mencontohkan pada poin deklarasi damai yang intinya para calon kuwu nantinya harus menerima kenyataan baik kalah maupun menang Pilwu.

Ia pun menceritakan dirinya yang pernah kalah pada momen pemilihan kepala daerah. Kondisi tersebut terasa sangat pahit tak terkecuali nanti bagi calon kuwu yang tidak pilih.

Karena itu, Lucky Hakim juga berpesan kepada calon kuwu yang menang jangan membusungkan dada atau mengucilkan terhadap yang kalah. Calon kuwu yang menang harus merangkul yang kalah.

“Baka wis menang, sudah, cukup nggak usah ngapa-ngapain. Karena yang kalah jauh lebih sakit, sudah sangat sakit, kok. Sudah, kita nggak usah bales-balesan. Karena, itu sudah terbalas dengan perasaan,” kata Lucky Hakim.

“Jadi, nanti kalau bapak-ibu (calon kuwu) ada yang menang, sudahlah, tawadu saja. Udah. Karena yang kalah itu udah berat. Dan tetap kita kedepankan persatuan tentunya,” pungkasnya.

Baca Juga :  Kunjungi Bayi Kembar Lima, Bupati Nina: Biaya Kelahirannya Ditanggung BPJS PBI Pemkab Indramayu

Penulis  : Rohman
Editor    : Wawan Idris

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

Berita Terpopuler