ALHAMDULILLAHI ROBBIL ‘ALAMIN. Allahumma sholli ‘ala Muhammad, wa‘ala alihi wa shohbihi wa sallam. Mengapa Al-Quran kerap menggunakan kata ganti ‘Kami’ dalam ayat-ayat-Nya?
Dikutip dari almanhaj.or.id dijelaskan, di antara uslub (metode) bahasa Arab seseorang dapat menyatakan tentang dirinya dengan kata ganti ‘nahnu’ (kami) untuk menunjukkan penghormatan.
Atau menyebut dirinya dengan dhamir (kata ganti) أنا (saya) atau dengan kata ganti ketiga seperti هو (dia). Ketiga metode ini terdapat dalam Al-Quran dan Allah Azza wa Jalla menyampaikan kepada bangsa Arab apa yang dipahami dalam bahasa mereka…” [Fatawa Lajnah Daimah, 4/143].
Allah Subhanahu wa Ta’ala terkadang menyebutkan dirinya dengan sighoh mufrad (sendiri) secara nampak atau mudhmar (tersembunyi).