mhnews.id.- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan adanya potensi terjadinya banjir rob di wilayah Pantura Jawa Barat termasuk pesisir Kabupaten Indramayu yang diperkirakan terjadi tanggal 17-19 Januari 2023.
Tidak hanya di pesisir Jawa Barat, peringatan tersebut juga diperuntukkan bagi sejumlah wilayah pesisir lainnya di Indonesia. Ancaman banjir rob ini memang berpotensi hampir menyeluruh di pesisir pantai se-Indonesia.
Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi Kertajati, Kabupaten Majalengka, Ahmad Faa Izyn, menjelaskan, potensi banjir rob di berbagai wilayah pesisir itu masing-masing berbeda waktunya, baik hari maupun jamnya.
“Untuk pesisir Jawa Barat, termasuk pesisir Kabupaten Indramayu, potensi terjadinya banjir rob diprakirakan pada 17 – 19 Januari 2023,” ujar Faiz kepada media termasuk mhnews.id melalui sambungan seluler Selasa (17/1/2023).
Faiz mengungkapkan, kondisi itu secara umum berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir. Seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam, dan perikanan darat.
“Masyarakat diimbau agar selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut menyusul adanya fenomena super new moon atau fase bulan baru,” kata Faiz.
Menanggapi prakiraan BMKG ini, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu, Dadang Oce Iskandar mengatakan, sudah menerima informasi tersebut. Dia pun sudah menyebarkannya ke grup khusus camat yang wilayahnya berada di pesisir.
“Informasi dari BMKG itu sudah kita sebarkan di grup khusus camat. Kami mengimbau masyarakat dan pemerintah desa agar waspada, terutama bila dalam tiga hari kedepan ada gelombang besar,” tukas Oce.
Oce menambahkan, jikapun terjadi banjir rob yang parah, maka masyarakat bisa mengungsi. Menurutnya, para camat, khususnya camat pesisir, sudah menyiapkan tempat evakuasi. “Biasanya kalau tidak di balai desa, di masjid-masjid terdekat,” terang Oce.
Oce mengatakan, pihaknya terus memonitor kondisi pasang air laut di wilayah pesisir Indramayu. Dia berharap, wilayah Kabupaten Indramayu terhindar dari berbagai bencana.
Penulis : Iir Sairoh
Editor : Wawan Idris




