ALHAMDULILLAHI ROBBIL ‘ALAMIN. Allahumma sholli ‘ala Muhammad, wa‘ala alihi wa shohbihi wa sallam. Sesungguhnya bagi orang-orang sholeh, dicintai atau menjadi kekasih Alloh Azza wa Jalla adalah yang paling dirindukan dan menjadi tujuan akhir hidupnya.
Alloh Azza wa Jalla sendiri dengan kerahman-rohiman-Nya memang sangat mencintai hamba-hamba-Nya. Namun Alloha Azza wa Jalla secara khusus sangat mencintai seorang hamba yang yang memiliki tiga sifat, yaitu bertaqwa, kaya hati, dan tersembunyi.
Nabi Muhammad Shollallohu ‘alaihi wa Sallam bersabda, “Sesungguhnya Alloh cinta kepada seorang hamba yang bertaqwa, yang kaya hati, dan tersembunyi.” (H.R. Muslim).
Sebagaimana sabda Rasullulloh Shollallohu ‘alaihi wa Sallam di atas Alloh Azza wa Jalla mencintai seorang hamba yang memiliki tiga sfat, yaitu yang bertaqwa, yang kaya hati, dan tersembunyi.
Pertama, taqwa:
Sesungguhnya ketaqwaan merupakan tujuan disyariatkannya berbagai bermacam ibadah. Alloh Azza wa Jalla berfirman:
“Wahai manusia, beribadahlah kalian kepada Rabb kalian yang telah menciptakan kalian dan menciptakan orang-orang sebelum kalian agar bertaqwa.” (Q.S. Al-Baqarah: 21).
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian untuk berpuasa sebagaimana diwajibkan kepada orang-orang sebelum kalian agar kalian bertaqwa.” (Q.S. Al-Baqarah: 183).
Alloh Azza wa Jalla menyebutkan tujuan beribadah adalah agar kita memiliki ketaqwaan. Jadi, ketika kita sudah beribadah namun tidak menimbulkan ketaqwaan pertanda ibadah belum diterima Alloh Azza wa Jalla.
“Jika kalian terus bersabar dan kalian terus bertaqwa kepada Alloh tidak akan membahayakan kalian tipu muslihat mereka sedikit pun juga.” (Q.S. Ali-Imran: 120).
Betapa dahsyatnya taqwa dalam kehidupan seorang hamba. Orang yang betaqwa tidak akan pernah tertipu oleh apa pun seperti gemerlap dan kesenangan dunia (harta, jabatan, dan kekuasaan). Orang bertaqwa bahkan tidak akan tertipu oleh kaum kafir dan musrik.
Maka jadilah kita sebagai hamba-hamba yang senantiasa takut kepada Alloh Azza wa Jalla dan bertaqwalah kepada-Nya. Hakikat taqwa itu sendiri adalah menjalankan perintah Alloh Azza wa Jalla dan menjauhi larangan Alloh Azza wa Jalla.
Dan orang-orang yang bertqwa akan mendapatkan balasan dari Alloh Azza wa Jalla, kenikmatan yang sempurna yaitu Surga.
“Sesungguhnya orang yang bertaqwa berada dalam surga dan mata air yang mengalir, mereka mengambil kenikmatan yang Alloh berikan kepada mereka. Sesungguhnya dahulu mereka di dunia termasuk orang-orang yang berbuat ihsan.” (Q.S. Adz-Dzariyat: 16). (bersambung)
Penulis: Wawan Idris




