MHNEWS.id.- Terungkap fakta baru mengenai elektabilitas para calon presiden Indonesia untuk Pemilihan tahun 2024 mendatang. Fakta ini semakin menguatkan hasil survei sebelumnya.
Sebagaimana diberitakan MHNEWS.id sebelumnya, elektabilitas Ganjar Pranowo senantiasa menduduki peringkat pertama dalam survei yang dilakukan Litbang Kompas. Pada jajak pendapat Litbang Kompas pee-Januari 2023 Ganjar meraih 25,3 persen.
Pada jajak pendapat yang sama elektabilitas Prabowo Subianto pada posisi kedua dengan 18,1 persen. Sedangkan elektabilitas Anies Baswedan hanya berada di posisi ketiga dengan 13,1 persen.
Litbang Kompas kembali merilis hasil surveinya yang baru. Namun survei kali ini sasarannya khusus Generasi Z atau lebih populer disebut dengan istilah Gen Z. Hasil survei ini tak berbeda dengan sebelumnya.
Melansir Kompas.com, hasil survei Litbang Kompas terkini menunjukkan preferensi calon presiden (capres) pilihan generasi Z tertuju pada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
Dalam jajak pendapat itu, Ganjar memperoleh suara dari generasi Z sebesar 28,8 persen disusul Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto 20,6 persen.
“Adapun Ganjar Pranowo masih di posisi teratas dengan 28,8 persen suara,” kata peneliti Litbang Kompas Arita Nugraheni, dikutip dari Harian Kompas, Senin (27/2/2023).
Posisi ketiga, terdapat nama Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dengan 9,1 persen suara generasi Z. Mantan Gubernur DKI Jakarta menempati urutan keempat dengan 8,8 persen suara.
Sementara itu, di posisi kelima terdapat mantan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dengan suara 2,1 persen. Adapun Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menempati posisi keenam dengan perolehan suara 1,2 persen.
Posisi ketujuh, ada nama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno yang memperoleh 0,9 persen suara. Posisi kedelapan, yaitu Menteri Sosial Tri Rismaharini dengan 0,6 persen suara.
Sebanyak 4,7 persen suara generasi Z jatuh pada tokoh lainnya yang tidak disebutkan namanya. Sementara itu, 23,2 persen generasi Z masih tidak tahu siapa preferensi capres pilihannya.
Adapun jajak pendapat Litbang Kompas ini digelar pada 25 Januari hingga 4 Februari 2023 dengan melibatkan 1.202 responden dari 38 provinsi di Tanah Air.
Jajak pendapat dilakukan melalui wawancara tatap muka, dan sampel ditentukan secara acak melalui metode pencuplikan sisitematis bertingkat. Survei Litbang Kompas memiliki tingkat kepercayaan mencapai 95 persen dan margin of error lebih kurang 2,83 persen.
Penulis: Wawan Idris




