mhnews.id.- Gagalnya pengesahan APBD 2023 Kabupaten Indramayu berdampak terhadap pembangunan secara keseluruhan di Kota Mangga, yaitu seperti yang tertuang dalam visi dan program Indramayu Bermartabat.
Ini terjadi karena pemerintah daerah dalam menjalankan roda pemerintahannya akan menggunakan acuan anggaran APBD 2022, sementara program yang dijalankan adalah program yang diajukan untuk tahun 2023.
Wakil Ketua DPRD Indramayu dari PDIP, Sirojudin, S.P., M.Si. menilai APBD 2023 gagal disahkan sangat merugikan Pemerintah Daerah Indramayu dan masyarakat pada umumnya.
Dikatakan demikian, tegas Ketua DPC PDIP Indramayu ini, karena tanpa APBD 2023 akan banyak program unggulan bupati yang tidak maksimal dilaksanakan padahal sudah dirancang dengan baik.
“Dampaknya sangat merugikan Pemkab Indramayu. Akan banyak program unggulan bupati yang tidak bisa maksimal karena masalah anggaran,” paparnya kepada wartawan saat konfrensi press di DPRD Indramayu, Selasa 6/12/2022).
Dijelaskan Sirojudin, ketika APBD Tahun 2023 gagal disahkan maka sesuai aturan Pemerintah Daerah menjalankan programnya dengan mengacu pada APBD 2022. Padahal untuk tahun 2023 Pemda sudah memiliki rancangan tersendiri sesuai dengan capaian visi dan program unggulan bupati.
Mengenai penyebab gagalnya pengesahan APBD 2023, Ketua Fraksi Merah Putih DPRD Indramayu, Ruswa mengatakan karena sampai detik terakhir Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) tidak mampu menyampaikan secara detail penyelarasan perangkaan APBD 2023.
“Sampai menjelang berakhirnya paripurna, tidak ada penyelarasan angka final dari RAPBD yang akan di ketok menjadi APBD. Jadi yang mau disetujui apanya,” ungkap Ruswa.
Hal yang sama diungkapkan Ketua DPRD Indramayu, Syaefudin, S.H., menurutnya kegagalan pengesahan APBD 2023 ini antara lain karena ketidaksiapan TAPD dalam menyajikan perangkaan anggaran.
“Kalau kita ketok palu, angka apa yang kita setujui. Kita tidak dalam posisi abai, tidak juga dalam posisi membiarkan, semua sudah ditempuh,” ujar Syaefudin.
Penulis : Iir Sairoh
Editor : Wawan Idris




