mhnews.id.- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Indramayu siap bersinergi dengan program-program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu, khususunya pengentasan kemiskinan.
“Kami siap untuk membantu program-program Kabupaten Indramayu khususnya prioritas untuk mengentaskan kemiskinan,” kata Aspuri usai dilantik sebagai Ketua Baznas Kabupaten Indramayu periode 2022-2027 di Pendopo Indramayu, Jumat (17/3/2023).
Ia mengakui pendistribusian dari zakat, infaq, dan shodaqoh (ZIS) yang terkumpul di lembaganya itu utamanya disalurkan kepada penerima dengan kriteria fakir dan miskin. Karena itu, tak salah lagi antara Baznas dan Pemkab Indramayu bisa sejalan dalam menangani kemiskinan.
“Karena prioritas untuk mustahiq (yang berhak menerima ZIS) itu di fakir-miskin. Kategorinya itu. Ketika ini sudah tersampaikan, terlayani, mudah-mudahan angka kemiskinan di Kabupaten Indramayu semakin menurun,” tegasnya.
Sebagaimana diketahui, Indramayu kini menyandang sebagai Kabupaten Termiskin di Provinsi Jawa Barat. Berdasrkan BPS angka kemiskinan Indramayu tahun 2022 sebanyak 12,77 persen.
Ia pun mengaku akan meneruskan program-program Baznas Indramayu yang telah baik pada kepemimpinan periode sebelumnya. Hanya saja, Baznas Indramayu di masa kepemimpinannya perlu ditingkatkan lagi untuk menjadi lebih baik.
“Kami sudah sepakat masing-masing pimpinan untuk meningkatkan baik itu perolehan, pendistribusian, dan pendayagunaan ZIS,” ucapnya.
Bahkan ia pun menyebut layanan unggulan berbasis digital yang akan diterapkan untuk mempermudah terkait ZIS. Dengan demikian, masyarakat ketika hendak mengeluarkan ZIS tak harus mendatangi kantor Baznas melainkan cukup melalui layanan digital yang disediakan.
“Itu program unggulan kami yang sekarang dan kami sudah komitmen, sudah mendesain aplikasinya yang itu nanti bisa diakses seluruh masyarakat Indramayu. Aplikasi masih belum kita luncurkan, nanti kita sampaikan ke temen-temen media,” ujarnya.
Penulis : Rohman
Editor : Wawan Idris




