mhnews.id.- Sudah hampir satu bulan stock persediaan vaksin booster di beberapa pusat pelayanana kesehatan di wilayah Indramayu kosong. Warga yang akan melakukan vaksin ke 3 ini pun jadi kesulitan mendapatkan vaksin booster.
Seperti yang dialami Komaria (48) warga Kelurahan Karangmalang, Indramayu Kota. Ia berniat mendapatkan vaksinasi booster, sebagai syarat untuk bepergian menggunakan jasa kereta api (KA). Namin ketika mendatangi salah satu klinik yang biasa menyediakan vaksin, kali ini kosong.
“Saya mau vaksinasi ke 3 booster. Saya datang ke salah satu klinik yang biasa menyediakan vaksin, tapi katanya lagi kosong. Padahal saya mau vaksin karena mau pergi ke luar kota menggunakan kereta api,” ungkapnya kepada mhnews.id, Kamis (14/10).
Dijelaskan, untuk bepergian dengan menggunakan jasa KA disyaratkan harus sudah divaksinasi ke-3 atau booster. Bukti bahwa sudah divaksinasi booter ini pun (kartu vaksin) harus ditunjukan pada saat masuk ke stasiun. Kalau tidak ada bukti tidak bisa naik kereta api walau pun sudah memiliki tiket.
Gagal di klinik, diakui Komaria dirinya sempat mencoba menanyakan ke salah satu Puskesmas yang ada di wilayah kota, namun jawabannya, sama. Vaksin booter di Puskesmas pun dalam keadaan kosong. “Sudah tanya ke salah satu Puskesmas tapi kosong juga, ga ada stock,” kata Komaria.
Kepala Dinas Kesehatan Indramayu, dr. Wawan Ridwan saat dikonfirmasi mengenai hal ini mengatakan, saat ini persediaan vaksin booster memang lagi kosong karena belum ada kiriman lagi dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat.
“Benar saat ini stok vaksin booster sedang kosong. Kiriman dari Dinkes Provinsi belum turun. Untuk sementara program vaksinasi booster ditunda dulu. Masyarakat yang ingin vaksin diminta bersabar menunggu kiriman dari Dinkes Jabar,” ujar dr. Wawan kepada mhnews.id melalui pesan singkatnya.
Penulis : Iir Sairoh
Editor : Wawan Idris




