mhnews.id.- Banjir rob yang melanda Pesisir Eretan, Kecamatan Kandanghaur, Indramayu tidak pernah berkesudahan. Sepanjang tahun setiap musim badai dipastikan Desa Eretan dan sekitarnya itu selalu diterjang rob.
Menghadapi musibah yang tak berkesduhanan ini ribuan warga desa setempat merasa sudah sangat lelah, putus asa, prustasi, dan kehilangan harapan. Bagaimana tidak, kerugian materil dan moril selama ini sudah tak terhitung lagi.
“Secara materil setiap rob datang, alat-alat elektronik yang tak sempat diselamatkan rusak. Perabotan juga rusak. Dinding rumah, tembok juga kotor dan mudah keropos,” ungkap seorang warga megaku bernama Rosidah, kepada mhnews.id, Senin (2/1/2023).
Diakuinya, setiap tahun kerugian yang diderita akibat rob ini mencapai jutaan, bahkan puluhann juta. Belum lagi kerugian moril. Selama banjir yang pasti selalu was-was, harus ngungsi, menghadapi penyakit, dan serba tidak nyaman.
Hal sama diungkapkan Wenda, menurutnya dalam setahun banjir rob bisa terjadi beberapa kali. Setiap rob bisa berhari-hari rumah dan lingkungan kebanjiran. Dan hal ini sudah berlangsung puluhan tahun.
“Kami sudah lelah, putus asa, prustasi, dan kehilangan harapan menghadapi musibah ini. Dari tahun ke tahun terus seperti ini. Entah sampai kapan? Sepertinya tidak ada solusi. Pemerintah juga tidak bisa berbuat banyak,” katanya.
Menyikapi persoalan ini Bupati Indramayu, Nina Agustina menawarkan solusi, yaitu relokasi. Warga dipindahkan ke tempat pemukiman baru yang lebih aman dari terjangan banjir.
Pemerintah daerah, tegas Bupati Nina memang berencana merelokasi rumah-rumah warga yang lokasinya tepat di bibir pantai. Sebab, jika tidak direlokasi, rumah-rumah tersebut akan selalu terancam mengalami bencana serupa.
“Mau bagaimanapun nanti mungkin harus relokasi. Tapi untuk tempatnya dan lainnya, harus kita pikirkan dengan matang,” kata Nina.
Mengenai relokasi itu, tambah Nina akan mengeceknya lebih lanjut. Menurutnya, Kementerian Sosial juga akan turut membantu relokasi tersebut.
Penulis : Iir Sairoh
Editor : Wawan Idris




