mhnews.id.- Besok, Selasa (20/9) Pendopo Kabupaten Indramayu kembali akan kedatangan para pengunjuk rasa. Para ‘tamu’ kali ini berasal dari Aliansi Rakyat Indramayu (ARI). Mereka akan menyampaikan sedikitnya 10 tuntutan kepada Bupati Nina Agustina.
Dalam surat pemberitahuan kepada Polres Indramayu yang salinannya atau fotonya juga beredar luas di masyarakat dijelaskan ARI merasa prihatin atas roda pemerintahan Kabupaten Indramayu saat ini.
“Maka kami yang tergabung dalam ARI bersama masyarakat Indramayu yang peduli akan melakukan aksi damai terkait Bupati Indramayu dalam menjalankan roda pemerintahan,” demikian tulis surat yang ditandatangani Cemplon dan Urip Triandi sebagai Korlap, serta Masdi sebagai Kordum.
Aksi damai itu sendiri akan dilaksanakan Selasa (20/9), waktu pukul 09.00 sampai dengan selesai. GOR Singalodra dijadikan tempat titik kumpul sebelum begerak ke Pendopo dan DPRD Indramayu. Mereka juga menjelaskan akan mengerahkan massa sebanyak 1000 orang.
ARI yang Sekretariatnya beralamat Jl. Tambak Raya RT 09 RW 03 Desa Tambak, Kecamatan Indramayu ini dalam aksi damainya akan menyampaikan 10 tuntutan, yaitu:
1. Perijinan/insfrastruktur skala prioritas
2. Ketidakharmonisan Bupati dan Wakil Bupati Indramayu
3. Bubarkan Perumda
4. Tegakan reformasi Agraria
5. Bayar honor guru Madrasah dan Nakes Satgas Covid-19
6. Batalkan 6001 penari topeng yang biayananya dibebankan kepada wali murid
7. Batalkan rancangan APBD yang tidak berpihak kepada rakyat
8. Tolak merger Sekolah Dasar
9. Usut dugaan pengkondisian Proyek APBD
10.Terapkan SOP distribusi pupuk bersubsidi
Kapolres Indramayu AKBP M. Lukman Syarif melalui Kepala Bagian Humas Iptu Didi siap memberi pengamanan jalannya aksi damai dari ARI ini. “Sesuai SOP Polres akan memberikan pengamanan aksi damai ini,” kata Iptu Didi saat dikonfirmasi mhnews.id, Senin malam (19/9).
Penulis : Iir Sairoh
Editor : Wawan Idris




