mhnews.id.- Langkah progresif Partai Nasdem dalam menetapkan Calon Presiden (Capres) untuk Pemilu 2024 patut diapresiasi. Keputusan Nasdem dalam hal ini Ketua Umumnya Surya Paloh dinggap sangat strategis menuju Pemilu 2024.
Sebagaimana diketahui Partai Nasdem resmi mendeklarasikan dukungan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden yang akan diusung pada Pemilihan Presiden 2024. Keputusan cepat ini dipastikan akan memberi pengaruh terhadap Nasdem.
Sosok Anies Baswedan saat ini sedang dalam puncak popularitas meskipun menurut survey Indikator Politik Indonesia tingkat elektabilitasnya hanya menduduki posisi ketiga di bawah Prabowo pada nomor kedua. Sedangkan Ganjar Pranowo di peringkat pertama 29,0 persen.
Popularitas Anies bisa mengerek suara Partai Nasdem pada Pemilu 2024 mendatang. Pendukung Anies yang semula menjadi pemilih partai lain akan beralih memilih Nasdem demi kemenangan sosok idamannya. Jadi secara umum suara Nasdem akan terkerek.
Sebagai Capres, seberapa banyakkah harta kekayaan Anies? Melansir Kompas.com, berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diunduh dari situs elhkpn.kpk.go.id, Anies memiliki kekayaan sebesar Rp 10.955.779.684.
Berdasarkan laporan tersebut, Anies tercatat memiliki enam aset berupa tanah dan bangunan senilai total Rp 14.715.962.000 yang tersebar di Jakarta Selatan, Sleman, dan Ponorogo.
Kemudian, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mempunyai tiga kendaraan, yakni mobil Honda Oddysey 2016, motor Vespa Sprint 1968, dan motor Kawasaki EX250V 2018 yang total nilainya mencapai Rp 550 juta.
Anies juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 1.367.366.531, surat berharga senilai Rp 61.070.000, kas dan setara kas sebesar Rp 1.208.221.107, serta harta lain senilai Rp 659.921.865. Di samping itu, Anies tercatat mempunyai utang sebesar Rp 7.606.761.819.
Adapun deklarasi Anies sebagai calon presiden disampaikan langsung oleh Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di Nasdem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat, Senin (3/10/2022).
“Pilihan capres Nasdem adalah yang terbaik dari pada yang terbaik. Inilah akhir Nasdem memberikan seorang sosok Anies Baswedan,” kata Paloh.
“Kenapa Anies Baswedan? Jawabannya: Why not the best?” kata dia. Anies pun menerima ajakan Paloh untuk maju sebagai calon presiden setelah mendengar pikiran yang disampaikan oleh Paloh perihal bangsa Indonesia.
Dia mengaku diajak Paloh untuk memperbaiki permasalahan Indonesia sekaligus meneruskan apa-apa saja yang belum dikerjakan.
“Dengan mohon doa semua, dengan berharap rida petunjuk, insya Allah perjalanan panjang ini tidak jadi perjalanan berat, tapi jadi perjalanan ringan, penuh kemudahan. Tuhan yang berikan siapa yang dia kehendaki, dan ialah yang memiliki kuasa,” kata Anies.
Penulis : Wawan Idris
Sumber : Kompas.com




