mhnews.id.- Secara terbuka Wakil Bupati Indramayu, Lucky Hakim meminta maaf kepada 50 Anggota DPRD setempat dan masyarakat Indramayu, terkait dengan sikap dan tindakannya yang viral di media sosial dan kemudian mengakibatkan kegaduhan di ruang publik.
Sikap dan tindakan yang dimaksud Wabup Lucky Hakim tidak lain adalah menantang Ketua DPRD, Syaefudin dan 49 anggota dewan lainnya untuk memanggil dirinya berkenaan dengan tudingan mangkir dari undangan lembaga legislatif itu.
Tantangan itu disampaikan Wabup Lucky beberapa waktu lalu dan kemudian diposting di platform media sosial sehingga menjadi viral. Akibat postingan tantangan itu ruang publik pun, termasuk di tingkat Jawa Barat bahkan nasional menjadi gaduh.
Tantangan Wabup Lucky yang diposting di media sosial itu bermula ketika muncul tuduhan dari anggota dewan, bahwa ia kerap mangkir. Setiap diundang untuk menghadiri acara rapat paripurna tidak pernah datang sehingga Wabup Lucky pun dituding magabut (makan gaji buta).
Tak terima dengan tuduhan itu Wabup Lucky Hakim pun membuat pernyataan melalui media sosia, agar dewan memanggail dirinya dan ia siap disidang, dikuliti soal tudingan mangkir itu. “Saya tantang Ketua DPRD dan seluruh anggotanya untuk memanggil saya,” tegasnya kala itu.
Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP), Senin (10/10) kemarin di Gedung DPRD, Wabup Lucky menyadari, kalau sikapnya itu terkesan arogan. RDP yang dipimpin langsung Ketua DPRD, Syaefudin itu pun berlangsung cukup ‘panas’ dimana Wabup Lucky menjadi sasaran pertanyaan dewan.
“Saya meminta maaf kepada publik dan 50 anggota dewan atas diksi tantangan beberapa waktu lalu. Tantangan saya itu terkesan arogan. Padahal itu hanya diksi agar mendapat respon DPRD juga masyarakat secara luas,” ungkap Wabup Lucky di hadapan wartawan usai acara RDP.
Wabup Lucky menyadari tantangan terkesan arogan. Namun jauh di balik diksi tantangan itu ada tujuan yang ingin disampaikannya kalau dirinya sangat ingin menjelasan situasi dan kondisi hubungannya dengan Bupati Nina.
“Alhamdulilah akhirnya saya diundang ke RDP ini. Saya dapat menjelaskan secara terang-benderang di forum terhormat masalah yang selama ini menjadi pertanyaan masyarakat, yaitu hubungan kerja antara bupati dengan wakil bupati. Sekarang DPRD sudah mendengar penjelasan saya,” katanya.
Wakil Bupati Lucky Hakim berharap semua yang diungkapkan dalam RDP bisa ditindaklanjuti DPRD demi perbaikan ke depan. “Saya merasa puas dan diharapkan DPRD menindaklanjuti hasil RDP ini. Semoga rapat ini menghasilkan konklusi untuk langkah lebih baik ke depannya,” kata Lucky.
Penulis : Iir Sairoh
Editor : Wawan Idris




