mhnews.id.- Sepak terjang Putra Mahkota Kerajaan Saudi Arabia, Mohammaed bin Salman (MbS) akhir-akhir ini membuat ummat Islam dunia semakin khawatir dan miris. Betapa tidak kebijakan Sang Putra Mahkota itu kerap dinilai bertentang dengan syariat Islam.
Pangeran MbS misalnya tiba-tiba mengizinkan penjualan alkohol, membuka tempat wisata pantai dengan mengizinkan turis wanita berbikini, atau mengijinkan wanita untuk tidak lagi mengenakan pakaian hijab.
Dirangkum dari berbagai sumber ada lima kebijakan kontoversi MbS yang sangat menohok ummat Islam dunia. Berikut lima kebijakan kontroversi dimaksud.
Memperbolehkan wanita memakai bikini di tepi pantai
Selain menggaungkan reformasi di tubuh anggota kerajaan Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman juga mempunyai wacana khusus mengenai proyek kota modern yang bernama NEOM.
Sang putera mahkota membolehkan perempuan mengenakan bikini di resort supermewah di tepi pantai Laut Merah pada tahun 2023 mendatang. Alhasil, aksinya itu banyak menuai kontroversi di mana-mana.
Beli yatch mewah dari seorang pengusaha minuman keras asal Rusia
Di saat pemerintah Arab Saudi meminta agar masyaraktanya berhemat karena harga minyak dunia yang turun drastis, Mohammed bin Salman malah melakukan sebaliknya. MbS diketahui membeli sebuah yacht mewah milik seorang taipan vodka asal Rusia Yuri Scheffler senilai Rp 6 triliun.
Padahal, ada banyak proyek yang ditunda dan gaji pegawai negeri dipotong dengan alasan komoditas utama Arab Saudi dari sektor minyak mengalami penurunan. Ironis memang.
Beli senjata triliunan dollar AS untuk pertahanan negara dan biayai perang
Membeli senjata triliunan dollar AS di tengah kesulitan ekonomi negara. Daftar pembelian senjata yang bernilai US$12,5 miliar (Rp 171,9 triliun) tersebut, digunakan untuk menambah daya gedor militer Arab Saudi. Terlebih, mereka kini tengah terlibat konflik bersenjata dengan suku Houthi di Yaman.
Menjabat posisi yang merangkap-rangkap
Putera Mahkota Mohammed bin Salman diketahui memegang berbagai jabatan strategis. Dirinya menduduki posisi sebagai ketua Dewan Urusan Ekonomi dan Pembangunan, Menteri Pertahanana dan pengawas langsung atas kinerja perusaahaan minyak negara, Aramco.
Bahkan, para diplomat barat menjuluki dirinya sebagai “Mr Everything” karena banyaknya tanggung jawab yang diemban.
Izinkan perempuan agar setara dengan lelaki
Selain visi misi masa depan yang membuat wajah Arab Saudi menjadi lebih moderat, gebrakan Mohammed bin Salman terhadap kaum perempuan juga sangat masif. Pangeran MbS mengesahkan undang-undang yang memperbolehkan wanita mengemudi sendiri, datang ke stadion, mengikuti pemilu dan berkiprah di parlemen.
Hal tersebut juga menjadi persiapan bagi Arab Saudi yang akan bertransformasi dari sebuah negara konservatif menjadi lebih terbuka dan modern.
Penulis: Wawan Idris




