mhnews.id.- DPC Garda Buruh Migran Indonesia (BMI) Kabupaten Indramayu menggandeng Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mensosialisasikan peluang kerja luar negeri (LN) dan pelindungan menyeluruh kepada pekerja migran Indonesia (PMI).
“Sebagai warga negara yang sangat penting atau very very important person (VVIP), PMI sudah seharusnya mendapatkan pelindungan menyeluruh, baik sebelum, selama bekerja, dan sepulang kerja dari luar negeri,” tutur Ketua DPC Garda BMI Indramayu, Saripudin kepada mhnews.id.
Kegiatan yang dihadiri perwakilan dari BP2MI, BP2MI Jawa Barat, DPP Garda BMI, perwakilan Disnaker Kabupaten Indramayu, dan pimpinan DPRD Indramayu serta calon pekerja migran Indonesia (CPMI) dan purna PMI itu dilaksanakan di gedung KBIH Widasari, Sabtu (1/10).
Ketua DPC Garda BMI Kabupaten Indramayu, Saripudin, mengatakan kegiatan yang diikuti peserta dari kalangan CPMI dan purna PMI itu bertujuan memberikan pemahaman agar mereka tidak terjerumus dan tertipu oleh oknum atau penyalur yang tidak bertanggung jawab.
Hal itu mengingat masih banyaknya persoalan yang menimpa PMI dan tidak mendapatkan perlindungan selama bekerja di luar negeri. Supaya masyarakat Indramayu paham akan prosedur PMI serta mendapatkan perlindungan yang maksimal selama bekerja di luar negeri,” jelasnya.
BP3MI Jawa Barat, Tugiyarto, mengatakan PMI akan mendapatkan perlakuan istimewa, perlindungan, dan pelayanan lainnya. “Mereka (PMI) akan diberikan perlindungan dan pelayanan istimewa sebagai masyarakat yang sangat penting atau very very important person,” katanya.
Sementara Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu, Sukirman berharap kepada calon pekerja migran Indonesia CPMI) untuk mengikuti prosedur resmi ketika berniat menjadi PMI. Mintalah informasi ke Disnaker dan hindari oknum yang tidak bertanggung jawab, seperti calo.
“Jika ingin menjadi tenaga kerja Indonesia harus mengikuti proses admintrasi secara resmi sesuai peraturan yang berlaku. Ini penting agar PMI mendapatkan perlindungan, baik sebelum pemberangkatan, ketika bekerja hingga pulang ke kampung halaman,” ungkapnya.
Penulis : Rohman
Editor : Wawan Idris




