mhnews.id.- Bulog Cabang Indramayu menjamin stokk untuk kebutuhan beras regional dan nasional aman sampai dengan tiga tahun ke depan. Saat ini stok beras di gudang Bulog Indramayu mencapai sebanyak 34.200 ton setara beras.
Avrilia Purwandari Wakil Pimpinan Cabang Bulog Indramayu menjelaskan, dengan stok beras sebanyak 34.200 ton setara beras ini dipastikan aman untuk memenuhi kebutuhan pangan regional dan nasional sampai tiga tahun mendatang.
“Stock beras kita aman sampai tiga tahun mendatang, tersedia 34.200 ton setara beras. Stok beras ini merupakan hasil serapan pengadaan beras dari tahun 2019-2020,” jelas Avrilia kepada mhnews.id, Senin (24/10).
Dijelaskan, persediaan beras yang ada saat ini merupakan gabungan sisa stok sebagian beras hasil pengadaan tahun 2022, yaitu sebanyak 31.000 ton. Dari sebanyak ini sudah didistribusikan setengahnya ke berbagai wilayah di Indonesia untuk memenuhi konsumsi masyarakat.
“Stok yang ada ini untuk cadangan pangan nasional, yang sebagian dari pengadaan tahun ini, dan sudah disalurkan ke berbagai wilayah move Nas dan Move Reg,” papar Avrilia.
Wilayah yang disuport penyaluran beras dari Bulog Indramayu untuk nasional diantaranya Papua, Aceh, Sumatra Utara, Riau. Sedangkan untuk penyaluran wilayah regional meliputi sebagian wilayah DKI Jakarta, Karawang, dan Cianjur.
Dikatakan Avrilian, Bulog Pusat meminta terus melakukan penyerapan beras, kendati sudah terpenuhi 100 persen. Ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan nasional maupun regional karena Kabupaten Indramayu menjadi salah satu lumbung pangan yang sangat diandalkan nasional.
“Kita terus menyerap beras petani, walaupun pengadaan sudah mencapai target sebanyak 31.000 ton beras demi menjaga dan memenuhi cadangan nasional dan regional. Indramayu, kan menjadi salah satu lumbung pangan yang diandalkan di tingkat nasionaol,” tegasnya.
Karena hal itu pula, tutur Avrilia jika ada petani yang memasukan beras ke Bulog saat ini, masih di terima, asalkan kadar air dan sosohnya sesuai standar Bulog. Begitu juga dengan harga eceran tertinggi (HET) sesuai dengan ketentuan Bulog sebesar Rp 8.300,00/kg.
Stok beras saat ini tersimpan di delapan gudang milik Bulog Indramayu dan dipastikan kualitasnya terjaga dengan baik. Secara berkala Bulog menyiapkan petugas khusus yang melakukan pengecekan kondisi beras di Gudang untuk meminimalisir adanya kutu beras yang bisa merusak kualitas.
“Ada periode-periode tertentu dimana kita melakukan pengecekan kualitas beras dan memberikan spray khusus untuk meminimalisir adanya kutu beras. Dengan cara ini kualitas beras akan tetap terjaga dengan baik sehingga aman untuk dikonsumsi,” pungkasnya.
Penulis : Iir Sairoh
Editor : Wawan Idris




