mhnews.id- Masyarakat Indramayu kini telah bangkit dari segala keterpurukan akibat Covid-19 yang mewabah selama kurang lebih dua tahun. Kebangkitan ini ditandai dengan menggeliatnya perekonomian, UMKM, dan kesenian/kebubudayaan.
Bupati Indramayu, Nina Agustina menegaskan hal tersebut saat membuka Pameran Pembangunan atau Indramayu Expo yang merupakan salah satu acara besar yang digelar dari rangkaian hari jadi ke-495 Indramayu, Senin malam (3/10) di Spoert Center.
Pameran pembangunan yang dilaksanakan di Sport Center Indramayu itu dibuka oleh Bupati Nina Agustina ditandai dengan mengudaranya kembang api. “Pameran pembangunan di hari jadi Indramayu ke-495 ini menjadi salah satu bukti telah bangkitnya masyarakat Indramayu,” tegasnya.
Hal itu, tambah Bupati Nina sesuai tema yang diangkat pada peringatan hari jadi Indramayu ke-495, yaitu “Pulih dan Bangkit Pasca Covid dengan Ketahanan Pangan, Budaya dan Ekonomi Kreatif”.
Dikatakan, dalam dua tahun lalu, pameran pembangunan tidak terselenggara akibat pandemi. “Maka dari itu, Indramayu Expo harus meriah, sukses, dan manfaat kehadirannya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” katanya.
Ia tidak berharap pameran pembangunan hanya sebatas seremonial dan kegiatan rutin tanpa makna yang digali dari penyelenggaraannya. Lebih dari itu, harus menjadi sarana menginformasikan hasil-hasil pembangunan di Kabupaten Indramayu.
“Hendaknya dapat dijadikan sarana memperkenalkan produk-produk unggulan kepada para investor dan juga konsumen. Juga sebagai ajang promosi kepada dunia usaha dan masyarakat luas tentang potensi, keragaman dan kualitas produk yang dihasilkan masyarakat Indramayu,” ujarnya.
Begitu besar potensi yang dimiliki Indramayu, begitu beragam produk yang dihasilkan serta kualitas yang tidak kalah dengan hasil produksi daerah baik di Jawa Barat maupun nasional.
Ketua Panitia Hari Jadi Indramayu ke-495, Ady Setiawan, mengatakan melalui Indramayu Expo masyarakat dapat menyaksikan capaian pembangunan selama kepemimpinan Bupati Nina. Hal itu terlihat diantaranya pada stand 31 kecamatan yang memamerkan capaian-capaian pembangunan.
“Mulai dari indeks pembangunan manusia, gini rasio, angka melek buta huruf, angka usia harapan hidup, dan seluruh pembangunan infrastruktur,” katanya.
Penulis : Rohman
Editor : Wawan Idris




