MHNEWS.id.- Kabar mundurnya Lucky Hakim dari jabatannya sebagai Wakil Bupati Indramayu terus bergulir, jadi bola liar, dan bahkan menimbulkan banyak rumor serta spekulasi, terlebih setelah menyeret Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Di media sosial Lucky Hakim melakukan serangan terhadap Bupati Indramayu, Nina Agustina. Intinya mundurnya Lucky karena merasa tidak diperlakukan sebagaimana mestinya. Lucky merasa tidak diberi porsi ‘kekuasaan’ dan fasilitas sebagai Wakil Bupati.
Lucky juga mengaku hubungannya dengan Nina Agustina pasca duduk sebagai Bupati dan Wakil Bupati selama ini tidak baik. Lucky menyatakan, selama ini sudah mencoba mengambil sejumlah sikap.
Dari mulai diam, bersabar, disidang anggota DPRD secara live, hingga adapula beberapa rekomendasi yang disampaikan DPRD. “Diam, sudah. Sabar, sudah. Meneng bli ngapa-apai, uwis (diam tidak ngapa-ngapain, sudah),” cetus Lucky.
Namun, Lucky menyatakan, sabar bukanlah berarti menjadi bodoh. “Sabar itu bukan ada batasnya. Sabar itu bukan berarti menjadi bodoh. Kita harus bergerak. Ke arah mana? Kalau memang tidak cocok di situ, ya jangan disitu,” tegas Lucky.
Berbeda dengan Lucky Hakim, Bupati Indramayu, Nina Agustina mengungkapkan berbagai prestasi yang diraih selama dua tahun kepemimpinannya ini merupakan hasil kerja keras pasangan Nina-Lucky dan dukungan semua lapisan masyarakat.
“Dalam Pilkada kita ini merupakan satu pasangan, yaitu pasangan Nina-Lucky. Selama hampir dua tahun saya mengemban amanah. Berkat dukungan semua lapisan masyarakat dan kerja sama dengan Mas Lucky, alhamdulillah kita berhasil meraih berbagai prestasi,” ujar Bupati Nina.
Adapun soal keputusan Lucky Hakim yang mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Wakil Bupati, Bupati Nina mengatakan hal itu merupakan hak politik yang bersangkutan. Diakuinya dirinya tidak bisa menghalang-halangi hak politik siapa pun.
“Sebagai kepala daerah maupun wakil kepala daerah punya hak politik. Semua orang punya hak politik. Kita menghargai hak politik siapa pun, termasuk hak politik Mas Lucky,” kata Bupati, Jumat (17/2/2023).
Dikatakan Bupati Nina, sebagai pribadi tidak ada suatu masalah dengan Wabup. “Saya tetap bekerja dengan baik untuk masyarakat Indramayu, tetap membangun Indramayu sesuai janji-janji saya untuk melakukan perubahan-perubahan yang terbaik,” tuturnya.
“Intinya saya tidak ada masalah apapun dengan wakil bupati, dengan Lucky Hakim saya berteman lama karena kami sama-sama rescue untuk masalah binatang,” tambahnya.
“Saya sudah sampaikan, Ayo Mas Lucky kita ini satu paket kita selesaikan sampai 2024. Tapi kan, kita tahu ya, Namanya jalan hidup atau takdir seperti apa, ya sudah,” ungkapnya.
“Saat bertemu, saya sudah menawarkan, hayo mau apa, mau bagaimana tapi kalau masih seperti ini kita juga tidak bisa memaksakan, kan,” tambahnya lagi.
Yang pasti situasi ini bagi Bupati Nina tidak mempengaruhi terhadap roda pemerintahan. “Ya, kita berdoa saja mudah-mudahan diberikan kekuatan diberikan sinergi yang labih baik lagi. Yang penting pada intinya saya bekerja untuk masyarakat Indramayu,” pungkasnya.
Penulis : Iir Sairoh
Editor : Wawan Idris




