mhnews.id.- Kekayaan alam, khususnya minyak dan gas bumi di Kabupaten Blora, Jawa Tengah seakan tidak ada habisnya. Sudah dieksplorasi puluhan tahun, namun deposit minyak bumi itu tetap berlimpah ruah sehingga memberikan berkah bagi daerah dan masyarakatnya.
Salah satu penghasil minyak yang sangat banyak itu adalah Blok Cepu. Pada tahun anggaran 2023 Kabupaten Blora mendapatkan Dana Bagi Hasil (DBH) dari Blok Cepu ini sebesar Rp 160 miliar. Angka ini melonjak berkali lipat dari yang diterima pada 2022 sebesar Rp 7 miliar.
“Sebetulnya kami memprediksi bisa mendapatkan sekitar Rp 400 miliar, tapi angka Rp 160 ini tentu sangat patut disyukuri mengingat tahun ini dan sebelumnya kan sangat kecil sekali, cuma Rp 7 miliar,” kata Bupati Blora H. Arief Rohman kepada detik.com, Sabtu malam (1/10/2022).
Peningkatan porsi itu dimungkinkan berkat revisi UU No. 1 tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD). Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu Astera Primanto Bhakti pernah menjelaskan salah satunya pemerintah mengubah skema pemberian DBH.
Hasil revisi UU HKPD, semula DBH hanya diberikan kepada daerah penghasil sumber daya alam dan non-penghasil menjadi ditambah untuk daerah pengolah non-penghasil. Astera mencontohkan Kabupaten Bojonegoro di Jawa Timur yang menjadi penghasil minyak dan akan mendapat DBH.
Padahal, sumber minyak tersebut sejatinya juga terdapat di Kabupaten Blora di Jawa Tengah. Namun karena merupakan penghasil utama, hanya Bojonegoro yang mendapat DBH dan ikut dinikmati oleh Banyuwangi yang berada di ujung Jawa Timur.
Sedangkan Blora yang bersebelahan dan sebetulnya juga ikut menghasilkan minyak justru tidak kebagian karena secara administratif berada di Jawa Tengah. Merasa dirugikan, Bupati Arif (PKB) dan Wabup Tri Yuli Setyowati (PDIP) pun gencar mengajukan usulan perbaikan DBH Migas.
Diungkapkan, beberapa kali diskusi digelar termasuk silahturahmi ke Kementerian Keuangan dan Kementerian ESDM untuk mengajukan usulan perhitungan DBH Migas.
“Maret lalu kami bertemu Dirjen Perimbangan Keuangan di Kudus, dan Rabu kemarin kami baru saja ke Dirjen Migas Kementerian ESDM. Alhamdulillah hasilnya baik,” kata Arief Rohman.
Dengan perbaikan porsi DBH, atas nama masyarakat Blora dia menyampaikan syukur dan terima kasih kepada Presiden Jokowi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri ESDM Arifin Tasrief, serta Pimpinan DPR dan anggota DPR RI.
Penulis: Wawan Idris




