MHNEWS.id.- Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo didoakan Pimpinan Pondok Pesantren Roudlotussolihin, Lampung Selatan, Ustadz Soleh Bajuri memenangkan Pilpres 2024.
Peristiwa itu terjadi saat Ganjar menghadiri acara istigasah di Pondok Pesantren tersebut, Senin (22/1/2024). Selain didoakan, Ganjar juga disambut sangat meriah para ustadz, santri, dan masyarakat setempat.
Saat datang ke lokasi, Ganjar dikalungkan serban sebagai bentuk ucapan selamat datang oleh Ustadz Soleh Bajuri.
“Kita akan berdoa bersama-sama agar beliau pasangan bapak Ganjar Pranowo dan bapak Profesor Dr. Mahfud Md. menang terpilih menjadi Presiden untuk periode yang akan datang,” kata Soleh yang diamini para santri.
Ustadz Soleh tidak hanya sekadar mendoakan menang dalam Pilpres yang akan berlangsung 14 Februari 2024 menadatang itu, akan tetapi Ganjar-Mahfud didoakan menang satu putaran.
Setelah menjadi presiden, Ustadz Soleh berharap Ganjar-Mahfud untuk benar-benar melaksanakan UU Pesantren. Ustadz Sobari lalu memanjatkan doa sebagai berikut:
“Berikanlah kemenangan ya Allah, satu putaran ya Allah. Dengan pertolongan, kehendak-Mu, dan izin-Mu ya Allah, kami yakin ya Allah, beliau akan menang satu putaran. Dengan kemenangan gemilang untuk membawa Indonesia ke arah Indonesia Maju, Indonesia emas 2045,” ucapnya.
“Saya menitip undang-undang pesantren diimplementasikan sampai ke tingkat daerah. Apa yang sudah menjadi Undang-Undang Pesantren betul-betul bisa kita laksanakan,” imbuhnya.
Ganjar Pranowo yang hadir berterima kasih atas sambutan yang diberikan. Ganjar merespons keluhan yang ada terkait Undang-Undang Pesantren.
Ganjar bercerita, saat dirinya masih menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah dia dan wakilnya Taj Yasin Maimoen membuat Perda terkait pesantren. Dia berjanji UU Pesantren akan dilaksanakan dengan baik.
“Tentu saja pada saat itu coba kita kebut, tapi nggak kekejar. Tapi alhamdulillah setelah saya pensiun, beberapa hari kemudian Perdanya berhasil. Sehingga siap-siap nanti seluruh pondok pesantren untuk menyambut pelaksanaan dari Undang-Undang Pesantren,” kata Ganjar.
“Pondok pesantren punya peran yang begitu strategis. Karena alim ulama, romo, kiai, pada saat itu juga sudah menyampaikan bahwa hubbul waton minal iman itu betul-betul ditunjukkan,” tegasnya.
“Bgaimana mencintai bangsa dan negara itu bagian dari iman. Itulah sebenarnya semangat nasionalisme yang muncul dari pondok pesantren,” pungkas Ganjar.
Penulis: Wawan Idris




