MHNEWS.id.- Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo menyinggung soal harga kebutuhan pokok yang mahal dalam kampanye akbar perdananya di Lapangan Tegalega, Kota Bandung.

Ganjar kepada ribuan simpatisannya mengungkapkan alasan kampanye akbar perdana digelar di Kota Bandung. Menurutnya Kota Bandung adalah kota yang syarat akan sejarah khususnya sejarah mengenai perjalanan hidup Bung Karno.

“Alhamdulillah, hari ini saya bisa hadir kampanye terbuka pertama Ganjar-Mahfud di Bandung, Jawa Barat. Kami sayang Jawa Barat. Kami sayang Kota Bandung dan hari ini spesial karena di kampanye terbuka ini hadir Ibu Megawati Soekarnoputri,” ucap Ganjar, Minggu (21/1/2024).

Melansir detikcom, Ganjar mengatakan, ada satu sosok di Kota Bandung yang menjadi inspirasi Bung Karno. Dia adalah seorang petani bernama Marhaen.

“Dialah orang kecil, dialah yang butuh pembelaan dari sebuah keputusan politik besar. Dia petani persis seperti kondisi hari ini, yang berteriak kepada saya, Ganjar-Mahfud, pada tim ketika kami berkeliling Indonesia,” katanya.

“Pak Ganjar, pupuknya susah, hasil panen kami dibayar murah dan hari ini saya masuk pasar harga beras Rp 14.000,00 yang paling murah. Betul?,” lanjut Ganjar.

Ganjar kemudian menuturkan, pada debat cawapres malam nanti, Mahfud Md. menurutnya akan berbicara tentang bagaimana masalah pangan harus dikendalikan oleh negara. Menurutnya pangan tidak boleh dijadikan bahan liberal.

Selain itu, Ganjar juga menginginkan agar fungsi Bulog dikembalikan seperti semula dengan menyediakan sembilan bahan pokok. Dengan begini, dia yakin masalah harga yang mahal bisa diatasi oleh negara.

“Kita kembalikan lagi Bulog pada fungsi awal untuk mengembalikan sembilan bahan pokok agar tidak diperdagangkan oleh siapapun,” tegasnya.

Penulis: Wawan Idris