MHNEWS.id.- Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo berdialog dengan sejumlah nelayan di Kampung Nelayan Kurnia, Kelurahan Belawan Bahari, Kota Medan, Minggu (28/1/2024).
Ganjar dengan sungguh-sungguh mendengarkan aspirasi nelayan selama dialog berlangsung. Para nelayan menyampaikan keluhan atas ketidakberdayaannya menghadapi berbagai persoalan mata pencahariannya.
Namun demikian usai dialoga Ganjar diberikan hadiah teri oleh para nelayan. Teri itu dipuji Ganjar karena punya kemasan yang baik, sehingga berpotensi untuk bisa dipasarkan ke seluruh dunia.
“Inilah karya dari warga masyarakat, nelayan yang ibu bapak bisa mengelola dengan baik mem-packing dengan baik, ini yang akan dikirim ke seluruh dunia, agar kita makin punya manfaat dari hasil kita semuanya,” ujar Ganjar sebagaimana dilansir Kompas.com.
“Apakah BLT (Bantuan Langsung Tunai) sudah sesuai sasaran? Apakah bantuan untuk nelayan sudah tepat sasaran? Itu belum semua? Apakah PKH (program keluarga harapan) sudah tepat sasaran?,” tanya Ganjar.
Serentak nelayan di sana menjawab “belum”. Ganjar lalu menyebut bantuan yang tidak tepat tersebut lantaran proses pendataan yang tidak baik. Dia berjanji, apabila terpilih jadi presiden akan memperbaikinya.
“Selama ini pendataannya tidak tepat, sering kali pada saat saya masih bertugas menjadi Gubernur di Jawa tengah,” ungkapnya.
“Waktu itu kami komunikasi dengan para bupati, dengan kepala desa (saya bilang) ‘tolong cari, tolong data calon penerima manfaat yang tepat, mereka yang sungguh-sungguh tidak mampu’,” imbuhnya.
Ganjar lalu membicarakan soal program Kartu Tanda Penduduk (KTP) Sakti dari timnya. Dengan program itu seluruh data akan disatukan dalam KTP Sakti, sehingga mempermudah proses pemberian bantuan.
“Rakyat jangan dibikin pusing, kita tata ulang. Kita perbaiki dengan pendataan yang benar hanya cukup menggunakan KTP, setuju ya? Kenapa dengan KTP? Dari situlah bapak ibu, seluruh datanya ada dan di situ sudah ditulis,” ujarnya
“Kenapa kami sebutnya KTP sakti, karena satu KTP ini bisa memberikan data kepada bapak ibu semuanya, sehingga bapak ibu yang mendapatkan bantuan akan jauh lebih mudah ya,” ujarnya.
Penulis: Wawan Idris




