MHNEWS.id.- Calon wakil presiden (cawapres) nomor 3, Mahfud Md. menilai politik uang (menyuap rakyat agar dipilih pada Pemilu) sebagai rezeki namun ketika memilih menggunakan hati nurani.
Mahfud Md., mengingatkan masyarakat agar jangan memilih (capres-cawapres dan calage) dalam Pemilu 2024 karena menerima uang atau money politic. Diketahui, Pemilu (pilpres dan Pileg) akan dilaksanakan 14 Februari 2024 mendatan.
“Iya, jangan milih karena dikasih uang, money politic. Money politic-nya diambil aja, itu kan rezeki, apalagi kalau disedekahkan lagi ke orang lain,” tutur kata Mahfud di Pondok Pesantren Sirnamiskin, Bandung, Sabtu (16/12/2023).
Mahfud juga bicara soal jika ada pihak yang menekan untuk memilih calon tertentu, menurut Mahfud di-iya-kan saja untuk menghindari konflik.
Soal money politic yang diterima masyarakat, menurut Mahfud dapat menjadi sedekah ketika diberikan kepada orang lain. Namun, bisa menjadi dosa jika diterima dan dinikmati sendiri.
“Tapi pada saat pencoblosan pilih sesuai hati nurani agar dapat dua pahala, ya kan? Kalau ikut hati nurani dapat pahala, kemudian money politic-nya yang diberikan disedekahkan lagi, kan dapat dua pahala,” ujar Mahfud.
“Tapi kalau money politic-nya diambil, dimakan sendiri nggak apa-apa walapun itu dosa. Tetapi kalau nanti memilih sesuai dengan bisikan hati, pahala sama dosanya impas,” imbuhnya.
Penulis: Wawan Idris




