mhnews.id.- Dalam dua tahun terakhir ini citra positif institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mencapai titik terendah, yaitu hanya pada angka 48,5 persen. Artinya, institusi Bhayangkara ini separuh lebih menjadi negatif.
Melansir Kompas.com, tingkat penerimaan publik terhadap Polri mencatatkan tren negatif. Hasil survei Litbang Kompas Kamis (27/10) memperlihatkan, citra negatif Polri dalam setahun terakhir.
Pada Oktober 2021, citra negatif Polri sedianya hanya 18,5 persen. Lalu, naik 3,4 persen pada Januari 2022 menjadi 21,9 persen. Kemudian, meningkat lagi 2,8 persen pada Juni 2022 menjadi 24,7 persen.
Peningkatan paling tajam lagi-lagi terjadi pada periode Juni-Oktober 2022. Terkini, citra negatif Polri menyentuh angka 43,1 persen.
Sejalan dengan itu, citra positif Polri dalam setahun terakhir terus merosot. Pada survei Oktober 2021, lembaga pimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo itu mendulang citra positif 77,5 persen.
Lalu, sedikit turun pada Januari 2022 menjadi 74,8 persen. Pada Juni 2022, citra Polri melorot cukup tajam hingga 9,1 persen dan berada di angka 65,7 persen.
Penurunan paling drastis terjadi pada periode Juni-Oktober 2022. Dalam rentang waktu ini, citra positif institusi Bhayangkara anjlok 17,2 persen menjadi 48,5 persen.
Menurut catatan Litbang Kompas, citra positif Polri pada Oktober 2022 mencapai titik terendah dalam dua tahun terakhir.
Penulis: Wawan Idris




