mhnews.id.- Dikenal sebagai Kota Mangga, wajar jika Kabupaten Indramayu menyimpan banyak produk makanan olahan hasil inovasi dari para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berbahan baku buah mangga.
Salah satunya Produk UMKM Bersama Dodol Mangga Ibu Ta’ah Khas Indramayu yang berasal dari Desa Karanggetas, Kecamatan Bangodua. Dodol mangga Ibu Ta’ah ini sudah cukup terkenal dan dipasarkan hingga luar daerah dan luar negeri.
Dodol Mangga Ibu Ta’ah Khas Indramayu ini sangat cocok dibawa sebagai buah tangan saat mau mengunjungi sanak saudara di kota-kota lain. Atau sebaliknya saat warga luar Indramayu berwisata ke Kota Mangga, maka membeli oleh-oleh dodol mangga adalah hal yang tepat.
Alasannya, karena produk UMKM ini selain rasanya enak, manis, seger, mengandung vitamin c tinggi, dan menyehatkan juga harganya relatif terjangkau. Dodol mangga Ibu Ta’ah ini harganya Rp 15.000,00/packnya.
Tidak sulit untuk mendapatkan dodol enak ini. Pembeli bisa langsung datang ke kediamannya di Desa Karanggetas, Kecamatan Bangodua maupun lewat pesanan online melalui WhatsApp (087722184070).
Marketing Dodol Mangga Ibu Ta’ah Khas Indramayu, Wartini mengatakan bahan baku pembuatan dodol yang sudah lama berdiri ini meliputi berbagai jenis mangga yang sudah matang seperti antara lain Mangga Cengkir, Gedong Gincu, dan Harum Manis.
“Kalo bahan baku buahnya bisa mangga jenis apa aja, Mas. Tapi kita pakenya mangga yang udah matang. Kalo mangganya belum matang nanti rasanya asem,” jelas Wartini kepada mhnews.id, Rabu (25/1/2023).
Dijelaskan, selain buah mangga sebagai bahan bakunya, untuk mendapatkan dodol yang enak dan manis juga campurkan gula. “Jadi kita cuma pakai dua bahan, yaitu mangga sama gula tradisional maupun gula pasir,” tambahnya.
Wartini menjamin, Dodol Mangga Ibu Ta’ah Khas Indramayu bisa bertahan lama dan tidak akan basi walaupun tidak menggunakan bahan pengawet. Hal ini karena proses pembuatannya dilakukan dengan rentang waktu yang memang tidak singkat alias lama.
“Dodolnya bisa tahan sampai 8 bulan kalau disimpan di ruangan bersuhu dingin atau sampai 10 bulan kalo di dalam kulkas. Meskipun tanpa pengawet dodol kita dijamin tahan lama karena masaknya butuh waktu yang lama bisa sampai 10 jam,” terangnya.
Untuk pemasaran Dodol Mangga Ibu Ta’ah Khas Indramayu yang sudah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) ini telah merambah ke luar kota bahkan luar negeri. “Udah ke luar kota bahkan kalo temen yang diluar negri ada juga yang pesan,” ujarnya.
Penulis : Toyib
Editor : Wawan Idris




