MHNEWS.id.- Ketua Harian DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat, Daniel Mutaqien Syafiuddin menyatakan kesiapannya akan maju pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada November 2024.

Daniel Mutaqien Syafiuddin atau yang akrab disapa DMS menyatakan kesiapannya untuk mengikuti kontestasi pemilihan bupati dan wakil bupati itu dalam sebuah video yang diterima MHNEWS.id.

Dalam video tersebut DMS meyakinkan para relawan, simpatisan, dan masyarakat Kabupaten Indramayu bahwa dirinya akan maju pada Pilkada 2024 jika mendapatkan penugasan dari DPP Partao Golkar.

Pernyataan itu dikeluarkan sebagai jawaban atas pertanyaan masyarakat terutama dari para relawan dan pendukungnya mengenai kesiapan dirinya maju atau tidak pada kontestasi pemilihan bupati dan wakil bupati Indramayu pada 27 November 2024.

DMS yang saat ini menjadi calon anggota DPR RI terpilih dengan tegas mengaku siap untuk mencalonkan diri sebagai Bupati Indramayu pada Pilkada 2024.

Kesiapan tersebut merupakan sikapnya sebagai kader Partai Golkar jika mendapat perintah dari pimpinan pusat partainya dan masyarakat Kota Mangga menginginkan dirinya untuk memimpin Kabupaten Indramayu.

“Untuk berkiprah kembali, maju kembali di Pilkada Kabupaten Indramayu insya Allah saya siap,” kata DMS melalui rekaman video yang diterima MHNEWS.id, Sabtu malam (13/7/2024).

Kesiapan DMS juga sekaligus menjawab keraguan masyarakat tentangnya yang dirasa berat melepas posisi anggota DPR RI terpilih hasil Pileg 2024.

DMS mengaku akan mengambil konsekuensi tersebut yang dinilai belum seberapa jika mendapat rekomendasi dari DPP Partai Golkar dan demi tanah kelahirannya dan leluhurnya.

“Ketika bicara tanah kelahiran saya, tanah leluhur saya, jangan lagi (jangankan) harus menanggalkan status saya sebagai calon anggota DPR RI terpilih, kehilangan nyawa pun untuk tanah leluhur saya, saya siap,” tegas DMS.

Diakui, pada momen menjelang Pilkada 2024 tak banyak baliho-baliho bergambarnya dirinya yang terpajang di ruang-ruang publik.

Hal yang sama pada Pileg 2024 lalu DMS sedikit memasang alat peraga kampanye (APK), namun terbukti terpilih sebagai wakil rakyat dengan perolehan suara memuaskan.

DMS menilai pemasangan baliho-baliho merupakan cara konvensional. Selain itu, berlebihan memasang APK khawatir merusak keindahan ruang-ruang publik. Apalagi APK-APK tersebut dipasang di pohon-pohon yang hanya akan merusak lingkungan.

“Itu yang menjadi alasan saya kenapa sampai saat ini saya tidak banyak pasang atau tidak ada gambar-gambar satu pun di ruang-ruang publik,” jelas DMS dalam video yang beredar.

Diketahui, DMS beberapa waktu lalu juga telah membuat video statement tentangnya perihal menghadapi Pilkada 2024.

Setelah muncul video kedua yang berisi penegasan ini, DMS juga akan membuat lagi video untuk menyampaikan alasan dirinya mencalonkan sebagai Bupati Indramayu pada Pilkada 2024.

“Di video selanjutnya, saya juga akan menyampaikan tentang apa sih yang menjadi alasan, apa sih yang menjadi pertimbangan, kenapa harus maju kembali di Pilkada Kabupaten Indramayu?” pungkas DMS.

Penulis  : Rohman
Editor    : Wawan Idris