mhnews.id.- Jajaran Polres Indramayu melakukan aksi gerak cepat (gercep) menggalang bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Kabupaten Cianjur yang tertimpa musibah gempa bumi pada, Senin (21/11/2022).
Penggalangan bantuan dilakukan secara internal di kalangan anggota Polres Indramayu sejak Senin (21/11/2022) saat musibah gempa terjadi.
Kapolres Indrmayu AKBP M. Lukman Syarief, S.I.K., M.H., mengatakan, aksi penggalangan dana ini dilakukan secara spontanitas sebagai bentuk turut berduka serta keinginan meringankan kesulitan atas musibah yang dialami masyarakat Kabupaten Cianjur.
“Jajajaran Polres Indramayu turut berduka atas musibah yang menimpa masyarakat Cianjur. Kita membantu meringankan mereka dengan melakukan penggalangan bantuan dari anggota. Semoga bermanfaat,” jelas Kapolres Lukman, Selasa (21/11/2022).
Dari aksi penggalangan dana tersebut terkumpul donasi dari anggota Rp 6.520.000,00. Bantuan lainnya berupa 100 selimut, 30 dus air mineral, 15 dus susu siap saji, makanan balita, pembalut wanita, popok balita, obat-obatan, dan vitamin.
“Hari ini kita kirimkan bantuan dengan menggunakan kendaraan Polres beserta dengan BKO anggota. Mereka di BKO-kan untuk membantu evakuasi korban,” tandas Kapolres Lukman.
Gempa Cianjur sebagaimana diinformasikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Senin (21/11/2022) pukul 23.56 telah merengut 62 jiwa. “Angka BNPB 62 jiwa meninggal dunia,” kata Plt. Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.
Namun data dari Basarnas berbeda dengan BPNB. Basarnas menyatakan korban jiwa sebanyak 162 orang. Jumlah ini sama dengan yang disampaikan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. “Data ini dihimpun Basarnas sampai pukul 20.00 WIB tadi malam,” kata Kepala Basarnas Marsekal Madya Henri Alfiandi.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhajir Effendy menyatakan data korban tewas gempa Cianjur berjumlah 162 orang. Ini disampaikannya pada pagi tadi. Meskipun demikian, data ini belum pasti.
“Angkanya masih belum bisa dipastikan, untuk angka sementara sekitar 162 orang meninggal dunia,” kata Muhajir kepada awak media dalam jump pers di Cianjur, Selasa (22/11/2022).
Penulis : Iir Sairoh
Editor : Wawan Idris




