MHNEWS.ID.- Satu kata buat Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, “Luar Biasa!” Mengapa? Anggaran untuk rakyat senilai Rp 60 miliar ditanda tangani langsung sambil jongkok di luar gedung.

Ya! Tanpa menunggu sederet birokasi Dedi Mulyadi membuat Memorandum of Understain (MoU) alias nota kesepakatan dengan BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat.

Di hadapan ratusan pengemudi ojeg online (ojol) pedagang asongan, pedagang kopi, dan pekerja informal lainnya, Gubernur Dedi membubuhkan tanda tangan dalam dokumen MoU itu.

Suasana riuh, gembira, suka cita ratusan ojol, pedagang asongan, dan pekerja informal lainnya yang berkumpul di halaman Gedung Sate Bandung mewarnai penandatanganan MoU tersebut.

MoU ini berkaitan dengan jaminan kesehatan dan asuransi bagi pekerja informal. Tak tanggung-tanggung anggaran yang disediakan mencapai Rp 60 miliar. Untuk sementara program ini akan menyasar 3 juta orang.

Ide akan diberikannya jaminan kesehatan asuransi bagi pekerja informal dilontarkan Gubernur Dedi Mulyadi Senin pagi (1/9/2025) di halaman Gedung Sate.

Hanya berselang beberapa jam, ide itu langsung direalisasikan dengan penandatangan MoU antara Gubernur Jawa Barat dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengatakan program ini merupakan bentuk perlindungan sosial yang diberikan pemerintah daerah bagi masyarakat yang selama ini terabaikan dari jaminan ketenagakerjaan.

“Anggarannya bertahap. Kami kan hari ini sekitar sisa empat bulan. Berarti kan kalau sisa empat bulan, kurang lebih kami siapin Rp 60 miliar-lah. Rp 60 miliar kami siapin,” ujarnya.

Ia menerangkan, para pekerja informal yang menerima bantuan program ini mulai dari pengemudi ojek online (ojol), petani, nelayan, kuli panggul, hingga pedagang asongan.

Setiap pekerja informal ini akan ditanggung iuran asuransinya sebesar Rp 201.000,00 per tahun dengan skema pembiayaan dibagi antara pemerintah provinsi dan daerah serta pihak swasta seperti aplikator transportasi online.

Para ojol pun mengucapkan terima kasih kepada Dedi Mulyadi atas keberpihakannya itu. “Hatur nuhun, Bapa tos nyaah ka warga Jawa Barat,” ujarnya.

Penulis: Wawan Idris