mhnews.id.- Pelaksanaan vaksinasi booster kedua di Kabupaten Indramayu sudah dimulai sejak satu minggu lalu. Beberapa kecamatan bahkan sudah mulai memasyarakatkan program vaksinasi booster kedua atau dosis vaksin covid 19 yang keempat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, dr. Wawan Ridwan melalui pesan singkat kepada media, termasuk mhnews.id, Selasa 24/1/2023 mengatakan, vaksinasi Covid-19 booster kedua maupun dosis sebelumnya mulai hari ini tersedia di sejumlah Puskesmas.
“Walaupun jumlahnya masih terbatas namun vaksinasi booster kedua sudah tersedia di beberapa Puskesmas di Indramayu. Bahkan di dibeberapa Puskesmas pemberian vaksinasi booster kedua sudah dimulai sejak beberapa hari lalu,” ujar Wawan.
Lebih lanjut Wawan mengatakan, vaksinasi Covid-19 booster kedua yang digunakan kali ini jenisnya Pfizer. Untuk pemberian vaksinasi booster kedua ini juga bersamaan dengan booster kesatu bagi yang belum melakukannya.
“Booster ke dua ini bersamaan waktu pelaksanaanya dengan booster ke satu. Jadi warga yang belum vaksinansi booster pertama bisa dilayani juga,” terang wawan.
Untuk vaksin booster kedua ini jumlahnya terbatas karenanya masyarakat agar segera memanfaatkan kesempatan ini. Wawan mengatakan pihaknya terakhir kali menerima vaksin pada 12 Januari 2023 sebanyak 450 vial.
”Per hari ini, ketersediaan vaksin hanya ada di beberapa Puskesmas di beberapa Puskesmas lainnya sudah habis,” terang Wawan.
Wawan menyebutkan, Puskesmas yang hari ini masih menyediakan vaksinasi booster kedua yaitu Puskesmas Tukdana sebanyak tiga vial, Puskesmas Gantar empat vial, Puskesmas Cikedung satu vial, Puskesmas Widasari empat vial, dan Puskesmas Bangodua tiga vial.
”Sebetulnya itu untuk vaksinasi booster kesatu. Tapi kalau ada masyarakat yang akan booster kedua, kami layani juga. Namun ketersediaan vaksin masih terbatas,” tukas Wawan.
Menanggapi vaksinasi booster ke dua salah seorang warga Kelurahan Karangmalang, Ria (49) mengaku baru melakukan vaksinasi booster pertama.
Ia pun belum berencana untuk mengikuti vaksinasi booster kedua. “PKM-nya sudah dicabut, jadi buat apa harus vaksinasi booster kedua?” kata Ria.
Penulis : Iir Sairoh
Editor : Wawan Idris




