mhnews.id.- Praktek dan prilaku seseorang yang mempercayai adanya kekuatan supranatural dan spiritualis di mana pun kerap membuat orang kebanyakan terheran-heran, tidak percaya, dan bahkan menggapnya sebagai sesuatu yang konyol
Sebagaimana yang dipraktekan seorang spiritualis Uganda, Allman. Wanita paruh baya yang mengaku sebagai spiritualis ini mendapatkan petunjuk dari para leluhur dan tetuanya untuk menikahi sebanyak-banyaknya laki-laki dengan tujuan untuk menambah kekuatannya.
Saat ini Allman telah memiliki tujuh orang suami dan enam orang anak. Wanita yang dihormati di Uganda ini sekarang sangat terkenal, selain karena menikahi tujuh pria, juga dianggap sebagai orang sakti. Karenanya, ia juga mendapat julukan “Samson Perempuan”.
Allman menceritakan bagaimana dia dibuat untuk menikahi beberapa penduduk yang dipilih oleh para tetua untuknya. Prakti poliandri itu dia jalani dalam upaya untuk menghasilkan banyak anak, yang menurutnya, menjadi sumber kekuatannya sebagai seorang spiritualis.
Melansir sindonews.com, menurut spiritualis yang juga tabib tradisional ini, pelayanannya kepada dewa mengharuskannya melahirkan anak sebanyak mungkin. Hanya saja, dia hanya dibolehkan melahirkan hanya satu anak dari satu suami.
“Saya seorang dokter tradisional. Saya menggunakan kekuatan orang mati untuk menyembuhkan orang lain. Dan untuk bisa melakukan itu, saya harus menikah untuk mendapatkan kekuatan dan juga untuk menghindari hukuman dari leluhur saya,” katanya.
Allman saat ini menjadi ibu dari enam anak, dan belum melahirkan anak suaminya yang terbaru. Menariknya, Allman mengatakan ketujuh suaminya hidup dalam harmoni, masing-masing dengan rumahnya sendiri yang dia bangun untuk mereka sebelum pernikahan.
Tentang bagaimana dia memuaskan ketujuh suaminya secara seksual, dia mengatakan bahwa dirinya adalah satu-satunya orang yang memiliki kekuatan untuk menuntut seks, dan dia memilih siapa yang dia dambakan.
“Saya memuaskan mereka semua dari waktu ke waktu. Tak satu pun dari mereka pernah mengeluh dan tidak ada yang berani menipu karena para tetua akan mengungkapkannya kepada saya dalam sebuah penglihatan sebelum itu terjadi,” katanya.
Allman menerima perawatan bak ratu dari semua suaminya. Dia tidak berjalan kaki karena dia terus-menerus dibawa dengan tandu. Yang lain memastikan dia tidak berkeringat dan dua di antaranya didedikasikan untuk mengipasinya.
Penulis: Wawan Idris




