MHNEWS.id.- Prabowo Subianto kali ini kena mental ‘dikerjain’ Presiden Joko Widodo. Betapa tidak, ia harus menerima kenyataan, masyarakat Pekalongan tidak meneriaki presiden kepadanya.
Peristiwa ini terjadi saat calon presiden (capres) dari Partai Gerindra ini melakukan kunjungan ke Pasar Tradisional Grogolan Baru, Kelurahan Landungsari, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa (29/8/2023).
Prabowo turun ke pasar untuk mendampingi Presiden Joko Widodo. Dalam kesempatan itu Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo bersama sang istri Siti Atikoh Supriyanti juga turut mendampingi.

Momen Presiden Joko Widodo mengacungkan jempol, saat masyarakat teriak, “Ganjar Presiden!” Foto: dok. istimewa
Warga dan pedagang pun antusias menyambut kedatangan mereka. Tak sedikit yang berebut salam dan berfoto bersama ketiganya.
Presiden Joko Widodo menjelaskan kunjungan ke pasar merupakan aktivitas rutin setiap ke daerah. Tujuannya untuk memantau harga komoditas di pasar.
“Ke setiap kota, ke setiap kabupaten, ke setiap provinsi saya cek selalu pasar mengenai harga-harga. Di sini baik, yang sedikit naik beras. Yang lain saya kira banyak yang turun. Bawang merah turun, daging ayam juga, telur juga,” kata Jokowi dalam keterangan tertulis, Selasa (29/8/2023).
Di akhir kunjungannya, Presiden Joko Widodo mendekati Prabowo dan Ganjar yang sedang berinteraksi. Kemudian Presiden Joko Widodo menujuk Ganjar Pranowo dengan jari telunjuknya.
Sontak para warga dan pedagang di pasar tersebut menyambut histeris gestur Jokowi. Mereka langsung meneriakkan dukungannya kepada Ganjar sebagai Presiden 2024.
“Pak Jokowi! Pak Ganjar Presiden! Pak Ganjar Presiden! Hidup Pak Ganjar!” teriak para warga kepada Ganjar.
Presiden Joko Widodo yang mendengar hal tersebut seketika tersenyum. Dia pun menunjukkan gestur ‘oke’ dengan mengacungkan jari jempol.
Kemudian Ganjar Pranowo dan Prabowo tampak bersalaman. Mereka memperlihatkan kedekatannya dengan warga dan pedagang yang hadir.
Penulis: Wawan Idris




