MHNEWS.ID.- Hadapi ledakan investasi, Kabupaten Indramayu telah menyiapkan lahan seluas 14.000 hektare untuk enam Kawasan Peruntukan Industri (KPI).

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Indramayu, Raden Mas Wahyu Adhi Wijaya menjelaskan hal itu, Senin (9/3/2026).

Penjelasan itu disampaikan Wahyu dalam acara Dialog Jawa Barat Hari Ini di TVRI Jawa Barat melalui Zoom Meeting di Indramayu Command Center (ICC).

Dijelaskan Wahyu beberapa wilayah seperti Losarang, Krangkeng, dan Gantar sudah mulai memasuki tahap persiapan lahan dan pengisian oleh para pelaku usaha.

Pemerintah Kabupaten Indramayu juga berkomitmen agar ledakan investasi ini berdampak langsung pada kesejahteraan warga lokal guna menekan angka pengangguran dan kemiskinan.

Wahyu menegaskan bahwa pihaknya telah memproteksi tenaga kerja lokal melalui regulasi khusus.

“Pemerintah Kabupaten Indramayu sudah menetapkan regulasi terkait dengan prioritas orang Indramayu yang bisa diterima bekerja di kawasan industri tersebut, sebanyak 80 persen sudah kita proteksi dalam Peraturan Kepala Daerah,” tambahnya.

Wahyu mengatakan pemerintah memberikan kemudahan perizinan melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) serta adanya Perda terkait insentif dan kemudahan investasi.

“Indramayu optimistis dapat terus menarik minat investor baik dari Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN),” pungkasnya.

Penulis : Wawan Idris
Sumber: Diskominfo Indramayu