MHNEWS.id.- Ridwan Kamil atau sering disapa Kang Emil sejak kemarin (5/9/2023) telah mengakhiri jabatannya sebagai Gubernur Jawa Barat (Jabar) dan siap menatap masa depan politik berikutnya.
Namun masa depan politik yang dimaksud Ridwan Kamil (RK) yang kini menjabat Wakil Ketua Umum Golkar Bidang Penggalangan Pemilih belum jelas dan tegas. RK mengaku saat ini masih mengikuti arahan dari Partai Golkar.
“Takdir kami ke mana, kami tidak tahu, tapi insya Allah, Allah akan memberikan yang terbaik. Tapi kalau minggu depan ada breaking news, ya mohon dimaklumi. Kodenya itu saja,” ujarnya usai sertijab di Gedung Sate, Bandung, Selasa (5/9/2023).
Seperti diketahui, RK menjadi salah seorang politisi yang serimg disebut sebagai tokoh yang mampu bersaing menjadi bakal calon wakil presiden (bacapres). Tingkat elektabilitas RK pun selalu paling tinggi.
Seperti hasil survei Litbang Kompas pada 27 Juli-7 Agustus 2023, terdapat tiga tokoh dengan elektabilitas tertinggi sebagai calon wakil presiden dengan angka yang tidak terpaut jauh. Salah satunya Emil.
Selain karena elektabilitas, banyak pihak semakin mempertanyakan langkah politik RK usai mantan Wali Kota Bandung itu bertemu dengan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri, beberapa waktu lalu.
Melansir Kompas.com, Ketua DPP PDI-P Ahmad Basarah mengatakan, partainya belum mengumumkan siapa nama calon wakil presiden (cawapres) pendamping Ganjar Pranowo. Demikian juga dengan nama RK yang sebelumnya sempat bertemu dengan Megawati.
“Saya kira semua bacawapres dipertimbangkan Bu Mega dengan penuh seksama, dengan berbagai pertimbangan dan alasan-alasan mengapa tokoh tersebut menjadi pertimbangan,” ucapnya di Rumah Aspirasi, Menteng, Jakarta, Selasa (5/9/2023).
Dia mengatakan, RK dinilai sebagai kepala daerah yang sukses memimpin Jawa Barat. Oleh karena itu, RK masuk dalam radar kandidat bacawapres Ganjar.
“Semua tokoh-tokoh, baik itu tokoh kepala daerah partai-partai politik, tokoh-tokoh profesional, tokoh Purn TNI dan tokoh-tokoh dari ormas keagamaan seperti NU dan Muhammadiyah, semuanya memiliki potensi yang sama untuk dipertimbangkan menjadi bacawapresnya Mas Ganjar,” katanya.
Penulis: Wawan Idris




