mhnews.id.- Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara (STFD), Jakarta mengumumkan, bahwa dr. Tifauzia Tyassuma tidak pernah mendapat gelar Doktor dari lembaga Pendidikan tinggi tersebut. Pengumuman itu dikeluarkan hari Jumat (10/10/22).
Pengumuman ini keluarkan pihak kampus berkenaan dengan pengakuan dr. Tifa –demikian pangilan untuk Tifauzia Tyassuma– menyandang gelar Doktor Filsafat dari STFD. Meskipun demikian dr. Tifa memang pernah mengikuti Program Matrikulasi Filsafat tahun 2018/2019.
“dr. Tifa pernah mengikuti Program Matrikualsi Filsafat di STFD, tetapi tidak selesai. Yang bersangkutan tidak mengerjakan tugas-tugas yang diberikan para dosen,” demikian bunyi salah satu alinea pengumuman yang diteken Ketua STFD, Thomas Hidya Tjaya, Ph.D. ini.
Dr. Tifa dalam sepekan ini rajin memposting narasi yang berisi meragukan keaslian ijazah Jokowi. Ia membeberkan bukti bahwa Jokowi bukan lulusan UGM. Bahkan, ia sampai membandingkan tata letak wajah foto wisuda Jokowi dengan wajahnya sekarang.
Usai STFD mengumumkan bahwa dr. Tifa bukan mahasiswa doktoral, netizen pun balik menyerang dr Tifa. Ada puluhan komenta yang hampir seluruhnya mengecam dr. Tifa. Beberapa komentar di bawah ini mhnews.id kutip dari wartaekonomi.co.id.
Ayang Utriza: Ternyata org yg suka menuduh ijazah palsu Presiden pilihan rakyat NKRI Jokowi itu sah: alumni Kehutanan UGM, eh dia sendiri yg PEMALSU: tidak pernah doktor, ngaku doktor, krn PEMALAS. Kasihan para dokter se-NKRI yg baik & jujur menjadi buruk akibat kelakuan Nenek Tifa PEMALSU ini.
Chusnul Chotimah: Busuknya kadrun Dokter Tifa satu persatu terbuka. Siapa yg menghina pemimpinnya maka Allah akn menghinakan orang tersbt, dan ini terbukti lg. Skrng kita tinggal tunggu Polri dan UGM apakah cuma diam dgn hoax2 yg tifa sebarkan. Khusus unk UGM, harga diri kalian di mana?
Hendi Suhendi: Orang2 gila itu harus diproses hukum secara hukum atas penghinaan terhadap Presiden RI yang sah. Polisi jangan hanya diam.
Sorta Halasan: Para pembenci Jokowi biasanya orang gila.
Sardijanto New: Orang yang suka menuduh biasanya pembohong. Orang tidak percaya pada sesame biasa penipu.
Beenk Raja: Tangkap Tifa dan kasih pelajaran kadrun satu ini! Cari tahu siapa di balik manuvernya, cari tahu biodatanya, keluarganya, komunitasnya pasti ada benang merahnya menuju ke mana!
Penulis: Wawan Idris




