mhnews.id.- Elektabilitas calon presiden (Capres) Ganjar Pranowo yang dirilis beberapa lembaga survei tetap paling unggul dibandingkan dengan Anies Baswedan dan Prabowo Subianto.
Survei terkini Charta Politika, misalnya merilis tingkat elektabilitas Ganjar Pranowo mencapai 32,6 persen sementara Anis Baswedan 23 persen, dan Prabowo Subianto 22 persen.
Dalam survei Charta Politika ini Anies Baswedan mengalami kenaikan cukup signifikan dibandingkan sebelumnya yang berada pada kisaran belasan persen saja. Sementara Prabowo stagnan.
Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Adi Prayitno menilai, naiknya elektabilitas Anies Baswedan menurut survei berbagai lembaga merupakan imbas deklarasi pencalonan presiden yang diumumkan Nasdem pada awal Oktober lalu.
Melansir komopas.com, momentum deklarasi pencapresan Anies dinilai tepat karena berdekatan dengan lengsernya dia dari kursi Gubernur DKI Jakarta.
“Memang elektabilitas Anies naik. Itu kan efek deklarasi. Momentum Anies ini kan desainnya luar biasa, sebulan sebelum lengser kan momentumnya mengarah ke Anies,” kata Adi kepada Kompas.com, Jumat (16/12/2022).
Namun demikian, Adi menduga, naiknya elektabilitas Anies merupakan euforia sesaat. Kini, publik mulai bosan dengan sosok mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu.
Sebabnya, narasi yang disampaikan Anies dalam setiap safari politiknya itu-itu saja. Anies juga tak melakukan manuver politik apa pun.
Sebagai figur yang lekat dengan citra oposisi, Anies hampir tidak pernah menentang atau mengkritisi kebijakan Presiden Joko Widodo secara terbuka. Padahal, basis massa Anies datang dari kalangan yang kontra terhadap Jokowi.
Sebaliknya, sebagai partai yang mendeklarasikan dukungan buat Anies, Nasdem justru menyebut bahwa capres mereka bakal melanjutkan program-program Jokowi.
Ini tak sejalan dengan gembar-gembor Nasdem yang mengeklaim partainya bersama Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bakal membentuk Koalisi Perubahan.
“Semuanya serba nanggung. Orang juga bosan. Mana nih poros perubahan? Mana antitesa Jokowi? Antitesa Jokowi kok tidak mau dihadap-hadapkan dengan Jokowi. Di mana letak perubahannya? Kejutan-kejutan itu nggak ada setelah Anies dideklarasikan,” ujar Adi.
Berbeda dengan Anis, Ganjar Pranowo yang belum dicapreskan dan tidak melakukan safari politik malah unggul dalam berbagai survei elektabilitas capres, melampaui Anies dan Prabowo.
Penulis: Wawan Idris




