MHNEWS.id.- PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Refinery Unit (RU) VI Balongan menggelar Forum Group Discussion (FGD) dan Sosialisasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Diskusi ini digelar di Gedung PWP, Komplek Bumi Patra Pertamina, Indramayu, Selasa (20/6/2023). Tujuannya sebagai wujud komitmen perusahaan terhadap program pemberdayaan yang berkelanjutan.

Selain itu, kegiatan yang diinisiasi oleh Communication, Relation dan CSR RU VI ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan mengetahui kebutuhan riil dari masyarakat yang berada di sekitar area Kilang Balongan.

“Program TJSL RU VI dibuat untuk menyerap kebutuhan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar daerah operasional kilang,” ujar Area Manager Communication, Relation & CSR RU VI, Zulkifli.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Pjs. General Manager RU VI, Wahyu Sulistyo Wibowo. Dalam sambutannya Wahyu menyampaikan komitmen perusahaan terhadap upaya memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat melalui Program TJSL yang dijalankan PT KPI Unit VI Balongan.

“Kami selalu berupaya menghadirkan program yang memberdayakan masyarakat dengan konsep keberlanjutan. Hal ini menjadi penting mengingat tujuan akhir dari program TJSL adalah kemandirian,” ungkap Wahyu.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak mulai dari  Forkopimda dan Forkopimcam Balongan, praktisi UGM, kelompok masyarakat binaan, BPP Indramayu, serta Lapas Kelas IIB Indramayu. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Tim CSR & SMEPP PT Kilang Pertamina Internasional.

Dalam kegiatan tersebut, Area Manager Communication, Relation & CSR RU VI memberikan pemaparan mengenai program berkelanjutan RU VI serta program yang telah exit dan success story dari kelompok binaan RU VI.

“Program TJSL yang dijalankan oleh RU VI juga berupaya selaras dengan program yang dijalankan oleh Pemerintah Daerah Indramayu,” ucap Zulkifli.

Kegiatan tersebut juga menghadirkan narasumber Prof. Dr. Susetyawan, S.U. yang merupakan Praktisi UGM di bidang Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (PSdK). Dalam penyampaian materinya, ia membahas mengenai tipe ideal praktik CSR.

Kegiatan diakhiri dengan presentasi mengenai pemaparan harapan dan kebutuhan berbagai stakeholder RU VI yang hadir dalam kegiatan tersebut terkait Program TJSL ke depan.

“Diskusi yang dilakukan ini akan dijadikan sebagai masukan dan pandangan bagi pelaksanaan Program TJSL di RU VI, kata Zulkifli.

Penulis  : Rohman
Editor    : Wawan Idris