MHNEWS.id.- Setelah hampir satu bulan elektabilitasnya naik-turun dan tersalip Prabowo Subianto, kini bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo kembali berada pada posisi terunggul.

Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) merilis hasil survei terbarunya atas elektabilitas tiga bacapres. Survei dilakukan terkait bacapres yang menjadi pilihan milenial kampus.

Dari hasil survei, Ganjar Pranowo mengungguli dua bacapres lain yaitu Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan. Hasil survei ini cukup mengejutkan karena sebelumnya Prabowo selalu unggul di kalangan pemilih melinial.

“Dari semua indikator yang diukur, Ganjar unggul dengan angka 36,18 persen, Prabowo Subianto mendapat nilai 33,75 persen, dan Anis Baswedan mendapat nilai 30,07 persen,” ujar Direktur LPI Boni Hargens dikutip Kamis (20/7/2021).

Survei merujuk sejumlah indikator. Mulai dari rekam jejak, integritas, kompetensi, skill, leadership, nasionalisme, dan keselarasan dengan leadership Presiden Jokow Widodo (Jokowi).

Di rekam jejak misalnya, Ganjar unggul dengan angka 37,44 persen, disusul Prabowo 34,3 persen, dan Anies 28,18 persen. Di sisi integritas, Ganjar 36,27 persen, Prabowo Subianto 33,93 persen, dan Anies 29,80 persen.

Survei ini sendiri dilakukan pada 5 sampai 11 Juli 2023. Milenial kampus yang dimaksud dalam survei merupakan kelompok anak muda yang berpendidikan tinggi (D3, S1, S2, S3).

Mereka memiliki rentang umur dari 27 tahun sampai 42 tahun. LPI mengklaim mereka secara sadar dan aktif mengamati isu nasional dan memiliki pandangan mandiri terhadap isu-isu politik yang terjadi menjelang pemilu 2024, setidaknya selama semester pertama tahun 2023.

Teknik sampling yang digunakan pada riset ini adalah cluster sampling. Di mana subjek yang ditunjuk sebagai sampel adalah berdasarkan pengelompokkan milenial dari setiap kampus di kota atau provinsi.

Berdasarkan teknik sampling tersebut, jumlah sampel yang di peroleh sebanyak 700 responden. Margin of error sebesar 2,8 persen pada tingkat kepercayaan ± 97,2 persen.

Penulis: Wawan Idris