MHNEWS.id.- Masa bhakti Ganjar Pranowo dalam jabatannya sebagai Gubernur Jawa Tengah (Jateng) tidak sampai satu bulan lagi akan berakhir, tepatnya pada 5 September 2023 mendatang.
Pada sisa masa jabatannya itu, calon presiden (capres) dari PDI Perjuangan ini senantiasa dimanfaatkan untuk berpamitan kepada masyarakatnya. Pada setiap momen pamitan itu Ganjar Pranowo tak henti juga meminta maaf atas segala kekurangannya selama memimpin Jateng.
Hal ini juga dilakukan Ganjar Pranowo saat berpamitan kepada ribuan masyarakat kampung halamannya di Purworejo, Senin malam (14/8/2023). Ribuan masyarakat juga mendoakan Ganjar agar jadi presiden untuk melanjutkan Presiden Joko Widodo.
Meski tidak hadir secara langsung, ribuan pendukung Ganjar sangat antusias menyaksikan orang nomor satu di Jawa Tengah ini berpamitan. Ganjar berpamitan secara online via aplikasi Zoom.
“Karena tanggal 5 September saya sudah selesai saya ingin pamitan, dengan seluruh warga yang selama ini sudah bekerja sama dengan baik,” kata Ganjar saat berpamitan secara virtual di hadapan ribuan pendukungnya yang tengah menghadiri acara khitanan di Desa Ukirsari, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo.
Ribuan pendukung dan relawan yang sudah menunggu sejak sore telah berkumpul dan sebagian bahkan mengenakan baju bercorak khusus.
Para relawan pendukung Ganjar ini mengenakan kemeja itu berwarna dasar putih namun bercorak garis-garis vertikal warna hitam. Dan sebagian lagi mengecat putih rambut mereka.
Ganjar menambahkan, dalam sisa waktu yang kurang dari satu bulan ini, ia akan fokus untuk lebih baik lagi memimpin Jawa Tengah. Namun demikian, selepas menjadi Gubernur nantinya, ia memaksimalkan berkeliling memenuhi undangan para pendukungnya di berbagai daerah.
“Insya Allaah saya akan berkunjung dan berkeliling di beberapa tempat, termasuk di NTT. Karena di NTT sudah berkomunikasi dengan cukup intens dengan saya,” kata Ganjar menanggapi dukungan menjadi presiden dari salah satu warga Flores yang hadir dalam forum tersebut pada Senin (14/8/2023).
Sementara itu Gatot Prayitno salah satu relawan Ganjar Presiden Republik Indonesia (GPRI) mengatakan ribuan warga di Purworejo ini telah menantikan Ganjar sejak sore. Ganjar sendiri baru bisa menyapa pendukungnya pada malam hari sekitar pukul 22.00 WIB.
“Walaupun hanya bisa bertatap muka lewat zoom, semua warga sudah puas. Semoga Pak Ganjar bisa terpilih menjadi presiden tahun 2024 mendatang,” kata Gatot.
Penulis: Wawan Idris




