MHNEWS.id.- Bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo mengaku akan memfokuskan safari politiknya mengarah ke kaum milenial atau generasi Z.
Hal itu ditegaskan Ganjar Pranowo saat mengadakan safari politik di Bali. Menurutnya, suara milenial itu harus didengar. Apalagi, ia mengungkapkan jika di Bali potensi suara generasi milenial cukup tinggi, mencapai 45 persen.
“Jadi artinya kalau kami bisa komunikasi dengan mereka dan mendekatkan apa ada di dalam pikiran mereka. Saya pikir ini adalah suara yang cukup menarik,” kata Ganjar saat jumpa pers Konsolidasi PDI Perjuangan Bali di Sanur, Denpasar, Sabtu (17/6/2023).
Ia menjelaskan jika pemilih milenial harus dipahamkan dahulu dalam perubahan-perubahan yang terjadi di Indonesia. Sehingga, Ganjar akan tahu bagaimana pemilih milenial bisa menentukan pilihannya.
“Betul-betul merasa yakin bahwa mereka adalah kontributor dari sebuah keputusan yang besar di dalam perhelatan tahun politik,” jelas Ganjar.
Saat ditanya terkait peta pemenangan di Bali untuk pemilih nonmilenial, Ganjar menjelaskan jika saat ini Bali yang dikomandoi oleh Wayan Koster sudah memperlihatkan peta-peta kemenangan yang jelas untuk pemilih nonmilenial.
“Dari DPD Pak Koster ini sudah punya detail banget (peta suara). Jadi yang saya sentuh yang ini (milenial). Karena yang muda inedible (tidak termakan suaranya), mereka butuh treatment (perlakuan) khusus dan jumlahnya cukup banyak,” ucapnya.
Diketahui, sebelumnya hasil survei Litbang Kompas pada 29 April-10 Mei 2023 menunjukkan, Prabowo merupakan sosok yang paling banyak dipilih oleh generasi Z atau warga berusia 17-26 tahun sebagai calon presiden (capres).
Berdasarkan hasil survei, 32,7 persen generasi Z memilih Prabowo sebagai capres bila pemilihan presiden berlangsung pada masa jajak pendapat.
Tercatat proporsi gen Z yang memilih Prabowo lebih besar dari rerata seluruh generasi, yakni mencapai 32,7 persen,” tulis Litbang Kompas sebagaimana dilansir kompas.com, Rabu (24/5/2023).
Di kalangan generasi Z, elektabilitas ketua umum Partai Gerindra itu diikuti oleh Ganjar Pranowo 24,5 persen, Anies Baswedan 10 persen, Ridwan Kamil 8,5 persen, Sandiaga Uno 2,4 persen, dan Agus Harimurti Yudhoyono 0,6 persen.
Kemudian, sebanyak 6,1 persen responden dari generasi Z memilih tokoh lain sebagai calon presiden. Sedangkan 15,2 persen responden manjawab tidak tahu. Selain generasi Z, elektabilitas Prabowo juga berada di posisi teratas pada generasi Y atau warga berusia 27-41 tahun.
Penulis: Wawan Idris




