MHNEWS.id.- Saat dilantik, presiden, gubernur, maupun bupati dan wali kota disumpah untuk melaksanakan Undang Undang dengan sebaik-baiknya tanpa pengecualian apa pun.
Hal itulah yang mendasari Ganjar Pranowo menyatakan akan melanjutkan semua program Presiden Joko Widodo terutama pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan manakala terpilih menjadi presiden 2024.
Bakal calon presiden (bacapres) dari PDI-P kelahiran Karanganyar ini menegaskan, pembangunan IKN harus dilanjutkan pada era pemerintahan setelah Presiden Joko Widodo.

Ganjar Pranowo saat menghadiri silaturahmi 350 kelompok Relawan Ganjar di Gelora Bung Karno, Rabu (19/07/2023). Foto: Tim Humas Ganjar Pranowo.
Ditegaskan, pelaksanaan pembangunan IKN sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022. Dalam aturan tersebut, presiden terpilih selanjutnya wajib melanjutkan pembangunan IKN.
“Sesuai dengan sumpah, presiden atau kepala daerah disumpah untuk melaksanakan UU,” ujar Ganjar yang saat ini masih menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah ini.
Menurutnya, peralihan ibu kota negara dari Jakarta bukan sekadar pemindahan infrastruktur pemerintahan semata. Terdapat harapan perubahan pola pikir terkait ibu kota negara dengan pembangunan IKN.
Ganjar menyebutkan, terdapat mimpi besar IKN dapat menjadi ibu kota dengan berbagai fasilitas yang menggunakan teknologi maju. Harapan ini meliputi aspek transportasi hingga infrastruktur penunjang.
Sebagai informasi, dalam berbagai kesempatan Ganjar memang menyuarakan dukungannya atas pembangunan IKN. Ia menilai, pembangunan IKN merupakan suatu mandat yang memang harus dilakukan pemerintahan setelah era kepemimpinan Jokowi.
Namun demikian, Ganjar menilai pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak boleh tergesa-gesa. Alasannya, diperlukan pembentukan ekosistem yang tertata baik, sehingga dapat menciptakan ibu kota negara yang sesuai visi pemerintah.
“Tentu membangun IKN tidak boleh tergesa-gesa,” kata Ganjar dalam acara IDE 2023 di Jakarta, Kamis (20/7/2023).
Penulis: Wawan Idris




