mhnews.id.- Isu ijazah palsu Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo selalu muncul setiap aka nada perhelatan politik, terutama pemilihan presiden. Sebagaimana pada tahun 2019 lalu isu ini kini muncul lagi meskipun pemilihan presiden masih cukup lama.
Bahkan kali ini isu ijazah palsu Presiden lebih cetar membahana lagi karena berlanjut ke gugatan. Adalah Bambang Tri Mulyono penulis Buku Jokowi Undercover yang menggugat soal ijazah palsu itu. Melalui kuasa hukumnya, Ahmad Khozinudin gugatan didaftarkan ke PN Jakarta Pusat.
Ijazah ayahnya yang selalu dipersoalkan dan saat ini malah digugat Bambang Tri Mulyono, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka meskipun ogah-ogahan akhirnya berbicara. Menurut Gibran, isu tersebut selalu muncul (pas akan ada perhelatan politik seperti pemilihan presiden).
“Itu isune muncul terus, isu komunis, isu ijazah. Nganti bosen nanggepi (bosan aku menanggapi),” kata Gibran saat ditemui di Balai Kota Solo, seperti dilansir detikJateng, Senin (10/10/2022).
Gibran menegaskan ijazah ayahnya itu sudah sesuai. Hal itu dibuktikan dengan lolosnya verifikasi saat mendaftar sebagai wali kota hingga gubernur.
“Riwayat pendidikannya sesuai. Mosok daftar wali kota, gubernur ora nganggo ijazah, nganggo opo? Nganggo godhong pisang piye? Kan yo ora ta, mosok arep ngapusi (Masa daftar wali kota gubernur tidak pakai ijazah, pakai apa? Apa pakai daun pisang? Kan ya tidak, masa mau bohong)” ujarnya.
Gibran menanggapi enteng soal gugatan ijazah palsu Jokowi itu. Dia pun tak mau ambil pusing untuk memberikan bantahan.
“Bantah ping satus, percuma yen ngomong karo wong ora waras (Dibantah seratus kali pun, percuma ngomong sama orang nggak waras),” ujar Gibran.
Sebagaimana diketahui, Bambang Tri Mulyono (Penulis Buku Jokowi Undercover) menggugat ijazah Presiden Joko Widodo karena diduga palsu. Gugatan ini didaftarkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan nomor perkara: 592/Pdt.G/2022/PN.Jkt.Pst.
Materi gugatan fokus ke ijazah SD, SMP, dan SMA Jokowi yang palsu. Namun, dalam dokumen bukti berupa Buku Jokowi Undercover, disebutkan juga ijazah S1 mantan Gubernur DKI ini bermasalah. Disebutkan foto ijazah Jokowi dengan alumni UGM yang lain memiliki perbedaan mencolok.
Isu ijazah Presiden Joko Widodo ini selalu muncul menjelang perhelatan politik, terutama Pemilihan Presiden. Saat Joko Widodo akan mencalonkan diri baik pada periode pertama maupun periode kedua, ijazah Presiden disebut palsu, namun sejauh ini tudingan itu tidak pernah terbukti.
Penulis: Wawan Idris




