mhnews.id.- Sukses dan luar biasa! Kalimat ini rasanya memang tidak bisa menggambarkan keadaan sesungguhnya yang jauh lebih dari itu dari Kirab dan Karnaval Budaya yang digelar Pemerintah Kabupaten Indramayu berkenaan dengan peringatan hari jadi ke-495 Tanah Leluhur Wiralodra itu.
Sukses karena pelaksanaan kirab dan karnaval sesuai dengan yang direncanakan panitia. Sedangkan disebut luar biasa, karena secara keseluruhan acara ini sangat meriah, megah, fantastik, dan pokoknya sangat luar biasa.
Bayangkan saja sejak pukul 08.00 pagi, warga antusias menunggu di sepanjang jalan protokol Indramayu untuk menyaksikan acara itu. Anak-anak, remaja, orang tua, sampai yang berusia lansia tumplek-blek di sisi kiri-kanan (trotoar) jalan yang akan dilewati peserta karnaval budaya itu.
Mereka datang tidak hanya dari sekitar kota Indramayu, tetapi juga sangat banyak warga dari luar kota. Bahkan penontot ada yang datang dari Cirebon, Subang, dan Majalengka. Mereka jauh-jauh datang karena ingin menyaksikan kirab dan karnaval budaya.
Ayu (40) warga Pasekan, mengaku sangat terpesona dengan acara karnaval budaya. Selama berjam-jam matanya tak lepas dari seluruh penampil. Ia asyik walau pun harus berdesakan dan sedikit kegerahan akibat cuaca yang ‘nglekeb’. Ia nonton bersama seluruh keluarga besarnya.
“Jujur saya baru melihat acara semeriah ini. Sebelum-sebelumnya gak kaya gini. Pokoke, wis lah ok pisan. Bravo Ibu Bupati Nina. Matur kesuwun Ibu Bupati wis nyenengaken rakyate. Semoga taun depan lebih meriah lagi,” ungkapnya saat ditanya mhnews.id, Kamis (13/10).
Pengakuan yang sama diungkapkan Asep Surahman (57) warga Pamanukan, Subang. Ia sengaja datang jauh-jauh untuk menikmati kirab dan karvala budaya ini. Ia mengetahui acara ini dari berbagai media, termasuk media sosial.
“Luar biasa! Indramayu mampu menyelenggarakan acara sebesar dan sehebat ini. Saya sangat kagum. Indramayu sekarang memang jauh lebih maju. Ibu Bupatinya orang hebat dan kuat jadi pembangunannya pun pesat,” pujinya.
Kirab dan karnaval budaya menyambut hari jadi ke-495 Indramayu ini dibagi dalam sembilan tema, yaitu tema budaya pesona pendidikan, ketahanan ekonomi (menampilkan produk unggulan UKMK dan koperasi, budaya nusantara.
Tema budaya nusantara ini menampilkan budaya dari komunitas batak, dayak, minang, dan komunitas Islan Nusantara, menampilkan komunitas budaya dari Ciayumajakuning, Kasepuhan Cirebon, Kanoman, termasuk menampilkan budaya dari Trah Wiralodra yang asli Indramayu.
Ketua panitia hari jadi Indramayu Dr. Ir. Adi Setiawan kepada wartawan mengatakan, tujuan diadakannya karnaval budaya ini, untuk mengajajak seluruh masyarakat Indramayu agar guyub, rukun, dan bersama-sama mendukung terwujudnya Indramayu Bermartabat.
“Diharapkan bisa menumbuhkan ekonomi masyarakat melalui kearifan budaya lokal. Kirab dan karnaval budaya yang baru pertama kali dilaksanakan ini akan dipatenkan menjadi kegiatan budaya berskala nasional bahkan internasional. Tujuannya untuk menarik wisatawan dan investor,” katanya.
Sementara Bupati Nina Agustina yang duduk di panggung utama tak henti-hentinya menerima persembahan dari para Kepala SKPD, Camat, dan unsur lainnya sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan kepemimpinannya, membawa Indramayu Bermartabat.
Penulis : Iir Sairoh
Editor : Wawan Idris




